Dompet CD - Compact Black CD Case

Categories: black in news magazine accessories

Ocean Tripper, Learning By Travelling

Categories: travelling interest education

Ocean Tripper

Minggu (15/2) Ocean Tripper melakukan kegiatan perdananya, mengunjungi bangunan pantai yang berlokasi di kenjeran dan jembatan Suramadu. Tidak sekedar melihat merekapun berdiskusi, membandingkan teori yang diterima pada saat perkuliahan dengan realita di lapangan terkait bangunan pantai. Learning By Travelling, itulah keunikan Wisata Edukasi ini.

Matahari mulai menampakan sinar ketika kami tiba. Dinginnya udara tidak menghalangi denyut kehidupan di pantai kenjeran. Beragam aktifitas manusia menambah ramai suasana. Bangunan pantai pertama yang kami kunjungi adalah revertmen. Revertmen merupakan bangunan yang memisahkan daratan dan perairan. Fungsi utama sabagai pelindung pantai terhadap erosi dan limpasan gelombang ke darat.

revertment breakwater

Air laut yang surut menjadikan kami dapat melihat struktur revertmen secara utuh. Puncak revertmen yang datar ditumbuhi rumput liar. Revertmen terlihat seperti tumpukan batu menggunung. Kemiringan struktur yang landai dimaksudkan agar wisatawan dapat turun menuju laut. Selain itu, agar nelayan dapat menambatkan perahunya di sepanjang bibir revertment. Fungsi bangunanan akan menentukan pemilihan bentuk. Kenjeran merupakan daerah wisata dan terdapat banyak kampung nelayan. Maka pemilihan desain struktur sedemikian rupa agar dapat mendukung kehidupan sosial masyarakat sekitar, disamping fungsi utama tentunya.

Pancang-pancang bambu sepanjang lima puluh senti terlihat menjulang dari lumpur di sekitar bibir revertmen. Sayangnya, tunas mangrove mati sebelum dapat tumbuh menjadi mangrove yang rindang. Tidak dapat di pungkiri, aktivitas manusia yang serakah adalah faktor utama penyebab fenomena tersebut. Sampah tersebar dimana-mana. Belum lagi bahan bakar buangan dari perahu nelayan terlihat mengambang di permukaan air laut.

sunrise in the morning

tunas mangrove

Setelah puas berfoto ria dan menikmati indahnya sunrise, kamipun bersiap menuju lokasi kedua, pembangunan Jembatan Suramadu di Surabaya Timur. Pembangunan jembatan yang menghubungkan antar pulau madura dan jawa ini sudah mencapai 85.08%. Melihat dari dekat jembatan Suramadu mulai dari pondasi hingga struktur penyangga jembatan. Melayangkan ingatan kami pada mata kuliah Mekanika Teknik dan Pondasi Dasar laut.

Bergerak ke bagian bawah jembatan, pondasi tiang pancang terlihat menghujam kokoh kedalam tanah. Di atas kepala kami terdapat balok-balok beton penyangga (beam), berfungsi sebagai penahan beban yang dikenakan pada jembatan. Tampak menjulang dengan gagahnya pilar penyangga utara di bentang tengah jembatan Suramadu. Beberapa peralatan bantu pancang terlihat diselimuti kabut pagi.

suramadu gate

pancang

beam box

fisherman

Tidak sedikit perahu nelayan merapat disekitar jembatan. Satu dua nelayan terlihat membereskan alat-alat tangkap ikan ataupun onderdil perahunya. Kios-kios makanan yang tersebar di lokasi makin menegaskan dampak kehidupan ekonomi yang timbul dari pembangunan jembatan Suramadu.

mampir kedai

minum dulu

Matahari mulai merangkak keatas, menampakkan sinar hangatnya bersamaan dengan berakhirnya kegiatan pembelajaran. Kios makanan yang berjajar di pinggir jalan menjajakan aneka makanan kecil. Menggoda kami untuk mampir sekedar mengisi perut dan melepas lelah. Gorengan dan teh hangat menjadi menu utama.

Maryam Gulay Maryam Bread

Perjalanan masih berlanjut. Salah satu anggota, bernama Diyah, menawarkan untuk mampir kerumahnya. Gurihnya gulai kambing dan sepiring roti maryam menemani kami di tengah suasana akrab cengkrama antar anggota rombongan. Lengkap sudah rasanya, wisata edukasi kali ini di tutup dengan wisata kuliner dengan hidangan utama yang berasal dari timur tengah tersebut.

Masih banyak tempat yang akan kami singgahi, karena masih banyak ilmu yang perlu kami gali. Untuk dapat mengaplikasikan teori yang kami terima di bangku kuliah terhadap kehidupan sehari-hari, membandingkannya dengan realita di lapangan. Terlalu sayang jika ilmu pengetahuan hanya bermuara pada buku atau pun jurnal penelitian tanpa tau kegunaannya untuk kehidupan umat manusia. Because science never stands still.

Ocean Tripper
Terus berjalan dan belajar, kembali dengan ilmu yang berarti

CP : Riki Satrio (085649799884) - Laboratory of Operational Research and Design

Sepatuku CONVERSE, conversing me

Categories: black in news accessories interest education

sepatuku CONVERSE

Nama panjang Chuck Taylor Converse All-Star, dulu sepatu ini paling sering dipake buat maen basket dan saat itu pemakainya kebanyakan orang Amerika.

Lalu seiring berjalannya waktu, sepatu dari Marquis M. Converse ini berevolusi menjadi sepatu model sneakers, army style, dan bahkan merk CONVERSE nongol juga di produk tas. Pada tahun 1908 saat Marquis M. Converse di akhir usia 30 tahun, sebelumnya bekerja di pabrik sepatu, beliau membuka perusahaan sepatu karet Converse sebagai bisnisnya di Malden, Massachusetts.

Nama All-Star diambil dari seorang pemain Basket All-Star Akron Firestones asal Amerika bernama Charles H. “Chuck” Taylor. Dia memperkenalkan Converse di Amerika melalui permainan basket dan prestasi yang telah diukir juga sangat menakjubkan saat itu. Chuck Taylor juga dikenal sebagai duta besar olahraga bola basket, sehingga beliau mendapat kehormatan untuk memperkenalkan sekaligus menjadi guru olahraga bola basket. Bahkan di tahun 1923, beliau juga mengajar olahraga bola basket di kliniknya di North Carolina State University.

1935 - Seorang pemain terkenal badminton dan tenis dunia, Jack Purcell, mendesain sepatu Converse-nya dengan corak “smile” ditengah-tengah bagian jari kaki. Kemudian sepatu itu dikenal sebagai Converse Jack Purcell. Nah saya pikir apa yang dilakukan Jack Purcell adalah sebuah inovasi terhadap sebuah sepatu yang ditujukan untuk pengembangan Converse. Coba aja jika kita mau tampil beda dan tidak ikut-ikutan, biasanya akan timbul pikiran untuk berinovasi. Yah..ambil contoh sandal jepit atau mungkin busana batik yang dimodifikasi mengikuti tren anak muda. Sehingga busana batik tidak selalu identik dengan pakaian orang tua dan hanya dipakai untuk acara resmi, bisa diikutkan di Blackinnovationawards toh! itu loh ajang bergengsi yang diadakan Djarum Black. Di situs resmi Blackinnovationawards juga terdapat laman BLACKIPEDIA yang menampilkan sejarah terciptanya produk-produk hingga beberapa inovasi yang sudah dilakukan. Jadi jangan takut untuk beda dan jangan takut untuk mencoba…

logo CONVERSE

Item bagus untuk fashion - issue 2

Categories: accessories interest

Ada satu lagi item yang sangat bagus dan pas buat kamu pakai. Sepatu CONVERSE army style dengan warna krem, spool putih bergaris hitam, memiliki 2 lubang disamping untuk ventilasi, dihiasi corak bertema pantai dengan warna yang menantang sekaligus mendukung warna krem, serta warna tali yang kontras. Check this out!!

Harga Rp. 130.000 murah kan..!! Yang berminat bisa pesan (comment) disini, atau email disini mr_augene@oe.its.ac.id gampang kan.

Item bagus untuk fashion - issue 1

Categories: accessories interest

Teman-teman pembaca dan para blogger yang budiman. Aku punya item bagus nih yang pingin aku tawarin ke kalian, sebuah tas baru merk CONVERSE. Warna hitam agak abu-abu berbalut garis orange dan logo CONVERSE ditengahnya. Tas ini bentuknya simpel, dengan 2 resleting, muatan besar namun dimensi gak melebar jadi pas dan cocok buat orang tua atau muda. Dan lagi selain untuk bawa buku atau alat tulis lain, tas ini juga dilengkapi tempat khusus untuk laptop sehingga menjamin laptop kamu tetap aman dan mudah dibawa kemana-mana. Jangan tanya kualitas deh (100% CONVERSE), dijamin kamu gak nyesel, bahan yang solid dengan jahitan yang zuper kuat, resleting kompak, paduan warna menarik, bentuk dan dimensi yang bersahabat, serta tidak membuat capek di pundak alias nyaman walaupun barang bawaan berat.

Harga Rp. 120.000 murah kan..!! Yang berminat bisa pesan (comment) disini, atau email disini mr_augene@oe.its.ac.id gampang kan.

(Selain tas CONVERSE, juga dijual sepatu CONVERSE, SPALDING, PUMA, dan asessoris lainnya)