Jelang Moto GP 2008 : Lebih Ngejreng, Lebih Keren

Categories: MotoGP

 Lebih Keren, Lebih Ngejreng

Dikutip dari : detikSport

Doha - Ada yang berbeda untuk Moto GP 2008, yaitu digelarnya balapan di waktu malam. Tak sedikit rider yang mengklaim balapan akan berjalan lebih keren dan ngejreng.

Adalah sirkuit Losail, Qatar yang menjadi venue perhelatan balapan malam di Moto GP 2008. Even ini merupakan momen bersejarah karena gelaran balapan malam di Moto GP adalah yang pertama kalinya terjadi.

Tak salah jika banyak pembalap begitu menantikan seri pembuka musim balap 2008 ini. Anthony West, rider Kawasaki, bahkan mengklaim jalannya kompetisi di Qatar bakal lebih ngejreng dan keren dari seri-seri lainnya.

“Sungguh menarik, saya suka semua ini. Seperti saat melihat Supercross, semua motor kelihatan bagus di bawah sorot lampu karena lebih mengkilap, dan semua bakal kelihatan sama jika kami berlaga di sana,” tandas West seperti dikutip Crash.

“Motor juga kelihatan lebih keren di malam hari, dan anda bisa melihat knalpot memerah dan semacamnyalah. Pastinya semua akan lebih menarik,” imbuhnya.

Kekhawatiran mengenai adanya gangguan pencahayaan di sirkuit, lanjut West, tidak seharusnya terjadi. Menurutnya lighting di sirkuit Losail sangat sempurna dan tidak memunculkan masalah, seperti bayangan atau hal lainnya.

Namun demikian, West berpendapat akan muncul masalah lain yang berkaitan dengan ban. Performa ban (grip, red) yang biasanya dipengaruhi oleh temperatur trek bisa tidak maksimal karena lintasan Losail yang lebih dingin di malam hari.

“Bakal sedikit aneh melihat apa yang terjadi tanpa adanya sinar matahari di lintasan. Suhu di sana memang masih cukup panas waktu malam, tapi untuk balapan malam pastinya akan mengubah cara kerja ban itu sendiri,” simpul West.

Karena itu, balapan malam memang patut ditunggu.

Jelang Moto GP 2008 : Bibit Perpecahan di Yamaha

Categories: MotoGP

Bibit Perpecahan di Yamaha

Dikutip dari : detikSport

Jakarta - Setelah kalah dari Honda musim lalu dan dipecundangi Ducati tahun ini, kondisi Yamaha tahun depan belum tentu akan membaik. Bibit-bibit perpecahan malah dikhawatirkan muncul dalam garasi tim.

Dengan nama sebesar Valentino Rossi dan debutan Jorge Lorenzo yang akan menjadi pembalapnya, Yamaha sebenarnya pantas memandang optimis musim depan. Rossi tak perlu dipertanyakan lagi, sementara Lorenzo adalah dua kali juara dunia kelas 250 cc.

Namun bibit perpecahan justru sangat mungkin muncul dari dua pembalap itu. Mengingat kedua tim akan menggunakan ban yang berbeda dan juga memiliki tim manajer sendiri, persaingan internal dikhawatirkan bakal terjadi.

“Manajemen pabrikan sedang khawatir. Ini berbeda, tapi kami akan berusaha membuatnya bekerja. Kami ingin memastikan ada manajemen yang baik di dalam tim,” ungkap Direktur Tim Yamaha, Masahiko Nakajima di Autosport, Kamis (22/11/2007).

Menyusul masalah demi masalah yang dihadapi Rossi dengan ban Michelin musim ini, tim Yamaha mengambil tidakan tak umum dengan memutuskan menggunakan dua pabrikan ban. Saat The Doctor beralih ke Bridgestone, si pendatang baru masih akan menggunakan Michelin.

Penggunaan dua ban ini memaksa dibuatnya dua manajemen yang berbeda untuk masing-masing pembalap. Ini dilakukan salah satunya untuk menghindari kebocoran data-data rahasia yang dimiliki dua pabrikan ban tersebut.

The Stack

Categories: Course Materials

One of the most useful concepts in computer science is that of the stack. A stack is an ordered collection of items into which new items may be inserted and from which items may be deleted at one end, called the top of the stack.

Unlike that of the array, the definition of stack provides for the insertion and deletion of items, so that a stack is a dynamic, constantly changing object. The definition specifies that a single end of the stack is designated as the stack top. New items may be put on top of the stack (in which case the top of the stack moves upward to correspond to the new highest element), or items which are at the top of the stack may be removed (in which case the top of the stack moves downward to correspond to the new highest element). A stack is sometimes called a Last-In, First Out (LIFO) list.

Stack containing stack items :

The Stack

Primitive Operations

The two changes which can be made to a stack are given special names. When an item is added to a stack, it is pushed onto the stack. And when an item is removed, it popped from the stack.

Representing Stack in C
A stack in C may therefore be declared as a structure containing two objects : an array to hold the elements of the stack, and an integer to indicate the position of current stack top within the array.

#define STACKSIZE 100
struct stack
{
int top;
int items[STACKSIZE];
};

struct stack s;

The empty stack contains no elements and can therefore be indicated by top equalling to -1. To initialize a stack s to the empty state, we may initially execute : s.top = -1;

We may write a function that returns TRUE if the stack is empty and FALSE if it is not empty.

int empty(struct stack *ps)
{
if(ps->top == -1) return(TRUE);
else return(FALSE);
}

Implementing The Pop Operation

The possibility of underflow must be considered in implementing the pop operation, since the user may inadvertently attempt to pop an element from an empty stack. We therefore introduce a function pop that performs the following three actions :

  • If the stack is empty, print a warning message and halt execution
  • Remove the top element from the stack
  • Return this element to the calling program

int pop(struct stack *ps)
{
if(empty(ps)){
printf(“Stack underflow”);
exit(1);
}
return(ps->items[ps->top–]);
}

The use of pop function, the programmer can declared int x and write :

x = pop(&s);

x then contained the value poped from the stack.

Implementing The Push Operation

The possibility of overflow must be considered in implementing the push operation, since the user may inadvertently attempt to push an element onto a full stack.

void push(struct stack *ps, int x)
{
if(ps->top == STACKSIZE - 1){
printf(“Stack overflow”);
exit(1);
}
else ps->items[++(ps->top)] = x;
}

The use of push function, the programmer can write :

push(&s,x);

Stemming dengan Algoritma Porter Stemmer

Categories: Course Materials

Stemming adalah proses untuk menggabungkan atau memecahkan setiap varian-varian suatu kata menjadi kata dasar.

Stem (akar kata) adalah bagian dari kata yang tersisa setelah dihilangkan imbuhannya (awalan dan akhiran). Contoh : connect adalah stem dari connected, connecting, connection, dan connections.

Metode stemming memerlukan input berupa term yang terdapat dalam dokumen. Sedangkan outputnya berupa stem.

Ada tiga jenis metode stemming, antara lain :

  • Successor Variety (SV) : llebih mengutamakan penyusunan huruf dalam kata dibandingkan dengan pertimbangan atas fonem. Contoh untuk kata-kata : corpus, able, axle, accident, ape, about menghasilkan SV untuk kata apple :
    • Karena huruf pertama dari kata “apple” adalah “a”, maka kumpulan kata yang ada substring “a” diikuti “b”, “x”, “c”, “p” disebut SV dari “a” sehingga “a” memiliki 4 SV.
    • Karena dua huruf pertama dari kata “apple” adalah “ap”, maka kumpulan kata yang ada substring “ap” hanya diikuti “e” disebut SV dari “ap” sehingga “ap” memiliki 1 SV.
  • N-Gram Conflation : ide dasarnya adalah pengelompokan kata-kata secara bersama berdasarkan karakter-karakter (substring) yang teridentifikasi sepanjang N karakter.
  • Affix Removal : membuang suffix dan prefix dari term menjadi suatu stem. Yang paling sering digunakan adalah algoritma Porter Stemmer karena modelnya sederhana dan effisien.
    • Jika suatu kata diakhiri dengan “ies” tetapi bukan “eies” atau “aies”, maka “ies” direplace dengan “y”
    • Jika suatu kata diakhiri dengan “es” tetapi bukan “aes” atau “ees” atau “oes”, maka “es” direplace dengan “e”
    • Jika suatu kata diakhiri dengan “s” tetapi bukan “us” atau “ss”, maka “s” direplace dengan “NULL”

Metode Stemming

Porter stemmer merupakan algoritma penghilangan akhiran morphological dan infleksional yang umum dari bahasa Inggris. Algoritma ini terdiri dari himpunan kondisi atau action rules.

Kondisi dikelompokkan menjadi tiga kelas, yakni :

  • Kondisi pada stem
    • Ukuran (measure), dinotasikan dengan m, dari sebuah stem berdasarkan pada urutan vokal-konsonan.
      • m = 0, contoh : TR, EE, TREE, Y, BY
      • m = 1, contoh : TROUBLE, OATS, TREES, IVY
      • m = 2, contoh : TROUBLES, PRIVATE, OATEN

Porter Stemmer 1

    • *<X> berarti stem berakhir dengan huruf X
    • *v* berarti stem mengandung sebuah vokal
    • *d berarti stem diakhiri dengan konsonan dobel
    • *o berarti stem diakhiri dengan konsonan – vokal – konsonan, berurutan, di mana konsonan akhir bukan w, x, atau y.
  • Kondisi pada suffix : (current_suffix == pattern)
  • Kondisi pada rule : rule-rule dibagi menjadi step-step. Rule-rule dalam sebuah step diuji secara berurutan, dan hanya 1 rule dari suatu step yang diterapkan.

{
step1a(word);
step1b(stem);
if (the second or third rule of step 1b was used) step1b1(stem);
step1c(stem);
step2(stem);
step3(stem);
step4(stem);
step5a(stem);
step5b(stem);
}

Control flow algoritma Porter Stemmer :

Control Flow Porter Stemmer

Step-step algoritma Porter Stemmer :

  • Step 1a : remove plural suffixation

Step 1a Porter Stemmer

  • Step 1b : remove verbal inflection

Step 1b Porter Stemmer

  • Step 1b1 : continued for -ed and -ing rules

Step 1b1 Porter Stemmer

  • Step 1c : y and i

Step 1c Porter Stemmer

  • Step 2 : peel one suffix off for multiple suffixes

Step 2 Porter Stemmer

  • Step 3

Step 3 Porter Stemmer

  • Step 4 : delete last suffix

Step 4 Porter Stemmer

  • Step 5a : remove e

Step 5a Porter Stemmer

  • Step 5b : reduction

Step 5b Porter Stemmer

Pengantar Temu Kembali Informasi (Information Retrieval)

Categories: Course Materials

Temu kembali informasi (information retrieval) adalah ilmu pencarian informasi pada dokumen, pencarian untuk dokumen itu sendiri, pencarian untuk metadata yang menjelaskan dokumen, atau mencari di dalam database, baik relasi database yang stand-alone atau hipertext database yang terdapat pada network seperti internet atau World Wide Web atau intranet, untuk teks, suara, gambar, atau data. Information retrieval (IR) adalah ilmu yang lahir dari berbagai disiplin ilmu, baik ilmu komputer, matematika, ilmu kepustakaan, ilmu informasi, psikologi kognitif, linguistik, statistik, maupun fisika.

Secara prinsip, penyimpanan informasi dan penemuan kembali informasi adalah hal yang sederhana. Misalkan terdapat tempat penyimpanan dokumen-dokumen dan seseorang (user) merumuskan suatu pertanyaan (request atau query) yang jawabannya adalah himpunan dokumen yang mengandung informasi yang diperlukan yang diekspresikan melalui pertanyaan user. User bisa saja memperoleh dokumen-dokumen yang diperlukannya dengan membaca semua dokumen dalam tempat penyimpanan, menyimpan dokumen-dokumen yang relevan dan membuang dokumen lainnya. Hal ini merupakan perfect retrieval, tetapi solusi ini tidak praktis. Karena user tidak memiliki waktu atau tidak ingin menghabiskan waktunya untuk membaca seluruh koleksi dokumen, terlepas dari kenyataan bahwa secara fisik user tidak mungkin dapat melakukannya.

Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem temu kembali informasi (information retrieval system) untuk membantu user menemukan dokumen yang diperlukannya.

Ilustrasi sistem temu kembali informasi :

Sistem Temu Kembali Informasi

Model IR ada tiga jenis, yaitu :

  • Model Boolean : merupakan model IR sederhana yang berdasarkan atas teori himpunan dan aljabar boolean
  • Model Vector Space : merupakan model IR yang merepresentasikan dokumen dan query dalam bentuk vektor dimensional
  • Model Probabilistic : merupakan model IR yang menggunakan framework probabilistik

Taksonomi model IR :

Taksonomi Model IR

Jelang Moto GP 2008 : Suzuki Tak Sabar Sambut Musim 2008

Categories: MotoGP

Suzuki Tak Sabar Sambut Musim 2008

Dikutip dari : detikSport

Sepang - Musim 2007 baru berakhir dua pekan lalu. Namun dengan kemajuan pesat yang diraih di sesi ujicoba pra musim, Suzuki sudah tak sabar menyambut datangnya tahun 2008.

Musim 2007 Suzuki meraih hasil sangat memuaskan dengan menempatkan John Hopkins di posisi empat dan Chris Vermuelen di urutan enam klasemen akhir. Tak puas dengan hasil tersebut, pabrikan asal Jepang itu langsung menggeber latihan demi mempersiapkan diri menyambut musim depan.

Keberanian menurunkan prototipe mesin 2008 di Moto GP Malaysia lalu terbukti tak percuma. Ditambah hasil latihan di Sepang pekan lalu, catatan waktu yang ditorehkan sudah mampu melebihi catatan terbaik yang diraih motor musim ini.

“Chris melakukan 15 putaran dengan suhu trek 55 derajat dan mampu menjaga waktu tiap lap dalam kisaran dua menit dan dua detik (catatan waktu terbaik Suzuki sebelumnya adalah dua menit dan tiga detik). Berdasarkan hasil tersebut, motor baru mungkin setengah lap lebih cepat,” ungkap manajer tim Paul Denning di Crash, Selasa (20/11/2007).

Jika kondisi ini bertahan maka sangat mungkin kalau Suzuki bisa lebih kompetitif lagi musim depan. Musim lalu mereka juga “mencuri start” saat mempersiapkan motor 2007, dan hasilnya adalah gelar juara buat Vermuelen di Le Mans dan Hopkins yang meraih empat podium pertamanya musim ini.

“Untuk saat ini mesinnya masih sama dengan 2007 dan akan ada mesin baru Januari nanti. Tapi mesin persilangan ini sudah lebih baik dari motor 2007. Akselerasi, top speed dan aerodinamis semuanya berkembang untuk 2008. Membelok dan pengendalian motor juga sedikit membaik dan secara umum motor ini lebih lengkap,” lanjut Denning.

Hasil yang diraih Suzuki jelas menggembirakan pembalapnya. Dengan indikasi yang sama seperti musim lalu, Vermuelen bisa memandang optimis musim depan. “Sangat penting mendapatkan motor baru sesegera mungkin. Kami melakukan hal yang sama musim lalu dan itu mengantar kami meraih tahun terbaik di era balapan empat tak,” seru pembalap Australia itu.

Jelang Moto GP 2008 : Lorenzo Tak Mau Buru-Buru

Categories: MotoGP

Lorenzo Tak Mau Buru-Buru

Dikutip dari : detikSport

Jakarta - Jorge Lorenzo mengaku tak ingin buru-buru menjajal motor Yamaha yang disiapkan untuk tahun 2008. Juara dunia dua kali kelas 250cc itu fokus untuk beradaptasi di kelas Moto GP.

Sebetulnya, Lorenzo sudah diberi kesempatan menjajal motor 2008 saat tes di Sepang (Malaysia) pekan lalu. Meski demikian, rider Yamaha Tech3 Colin Edwards-lah yang lebih banyak mengendarai motor YZR-M1 dengan spesifikasi termutakhir itu.

“Menyenangkan bisa menjajal motor baru, meski kami takkan mengembangkan motor itu secara penuh hingga Januari tahun depan,” tutur Lorenzo di Autosport.

Rider berkebangsaan Spanyol itu kemudian berusaha kembali ke fokusnya untuk menyesuaikan diri di tahun debutnya ini. “Sekarang, yang terpenting bagi saya adalah belajar sebanyak mungkin hal tentang mengendarai motor Moto GP. Saya cukup gembira dengan perkembangan saya,” papar rekan setim Valentino Rossi itu lagi.

Meski belum mencatat hasil yang sangat bagus di tes Sepang, penampilan Lorenzo tetap membuat tim pabrikan Yamaha terkesan.

“Kami menjalani tes yang bagus. Jorge melahap banyak lap dan kami mengerjakan banyak hal,” ungkap Masahiko Nakajima yang menjabat sebagai Direktur tim Yamaha.

“Jorge, kru-nya dan semua insinyur di Yamaha bekerjasama dengan baik. Kami sudah mendapat gambaran jelas apa yang akan kami lakukan di tes mendatang di Jerez (Spanyol),” tutup Nakajima.

Jelang Moto GP 2008 : Gelar Kehormatan untuk Stoner dan Ducati

Categories: MotoGP

Gelar Kehormatan untuk Stoner dan Ducati

Dikutip dari : detikSport

Roma - Casey Stoner bukan hanya pahlawan buat Australia. Sukses yang diraihnya bersama Ducati membuat mereka dianugrahi gelar kehormatan saat mengunjungi Presiden dan Perdana Menteri Italia.

Stoner tak sendiri saat mengunjungi Presiden Giorgio Napolitano . Juara dunia Moto GP 2007 itu ditemani sejumlah kru dan petinggi Ducati yang jumlahnya total mencapai 40 orang.

Dalam pertemuan tersebut Presiden Napolitano mengaku bangga dengan raihan Ducati yang sukses merebut titel juara dunia dan membawa kembali gelar tersebut ke Italia untuk kali pertama setelah 33 tahun. Demikian diberitakan Superbike-news, Senin (19/1/2007).

Ducati juga memamerkan Desmosedici GP7 milik mereka dalam pertemuan itu. Namun berbeda dengan yang biasa mereka pakai membalap yang berwarna merah, Desmosedici GP7 yang mereka bawa berselimut Tricolore alias hijau, putih dan merah yang merupakan warna bendera Italia.

Setelah bertemu Presiden Napolitano, rombongan Ducati melanjutkan kunjungannya ke kantor Perdana Menteri Romano Prodi. Di sana mereka menerima medali penghargaan Presidency of the Council of Ministers.

“Saya merasa terhormat telah diterima oleh presiden karena saya memiliki hubungan yang kuat dengan negara ini. Tim saya dari Italia dan apa yang telah diciptakan bersama mereka adalah sesuatu yang spesial. Ini memberi saya kepercayaan diri untuk (kembali) mendapatkan hasil yang sudah kami raih tahun ini,” ungkap Stoner.

Jelang Moto GP 2008 : Dovizioso Kritik Moto GP

Categories: MotoGP

 Dovizioso Kritik Moto GP

Dikutip dari : detikSport

Sepang - Baru saja naik kelas, “anak baru” Andrea Dovizioso sudah berani mengkritik Moto GP. Menurutnya, sistem bantuan bagi pembalap di motor kelas Moto GP terlalu banyak.

Kritik dihamburkan Dovizioso setelah menjalani serangkaian tes di sirkuit Sepang, Malaysia. Meski baru beberapa pekan merasakan tungganggan motor berkapasitas 800cc, pembalap Italia itu menyatakan bahwa sistem bantuan pembalap di motor kelas Moto GP, seperti misalnya peralatan traction control, membuatnya tidak puas.

“Anda tinggal menggeber gas dan semuanya dikendalikan secara elektronis. Sedangkan di kelas 250cc, Anda selalu memegang kendali,” keluh Dovizioso kepada La Gazzetta dello Sport seperti dikutip Autosport, Minggu (18/11/2007).

Pembalap muda yang tergabung di tim JiR Team Scot Honda itu lantas membandingkan motor-motor terkini dengan motor generasi sebelumnya yang berkapasitas 990cc. Motor yang lebih besar itu pernah ia jajal tahun 2005.

“Dua tahun lalu, sebagai hadiah juara dunia 125cc tahun 2004, saya turun di beberapa lap memakai motor 990cc. Motor lama lebih impresif,” papar dua kali runner-up kelas 250c itu lagi.

Dovizioso terjun ke Moto GP berbarengan dengan Jorge Lorenzo, juara dunia kelas 250 dua kali (2006-2007). Meski demikian, di rangkaian tes Sepang, justru Dovizioso-lah yang tampil lebih cemerlang ketimbang Lorenzo yang mengendarai motor Yamaha.

Meski sudah tampil cukup mengesankan, Dovizioso tetap merasa harus bekerja keras menyesuaikan diri dengan motor Hondanya. “Saya masih bermasalah dengan engine braking dan saat masuk tikungan, saya terlalu pelan,” terang rider berusia 21 tahun ini mengakui kelemahannya.

“Saya belum mencapai batas saya. Di kelas 250cc, saya membutuhkan dua tahun untuk mendapatkannya,” pungkas Dovizioso optimistis.

Jelang Moto GP 2008 : De Puniet Puncaki Tes di Sepang

Categories: MotoGP

 De Puniet Puncaki Tes di Sepang

Dikutip dari : detikSport

Sepang - Pembalap tim LCR Honda Randy De Puniet jadi yang tercepat dalam tes Moto GP yang dihelat di Sirkuit Sepang, Malaysia, Kamis (15/11/2007). Chris Vermeulen (Suzuki) kedua.

De Puniet baru saja hijrah dari Kawasaki ke LCR Honda di akhir musim ini. Selain itu, faktor ban Michelin yang dipakai LCR juga masih asing bagi De Puniet. Rupanya, adaptasi rider Prancis itu berjalan relatif cepat.

Dari 31 lap yang dilahap De Puniet, ia mencatat waktu tercepat dengan 2 menit 3,033 detik. Catatan ini lebih cepat sekitar 0,3 detik dari catatan milik Vermeulen yang membuntuti De Puniet di tempat kedua.

Pembalap berpengalaman Colin Edwards, yang masih memakai motor Yamaha namun berbaju tim Yamaha Tech3, menjadi yang tercepat ketiga. Rider berkebangsaan Amerika Serikat itu menorehkan waktu tercepat 2 menit 3,406 detik.

Posisi tercepat keempat ditempati oleh pembalap yang baru naik kelas, Andrea Dovizioso. Pemuda Italia yang baru tahun ini masuk kelas MotoGP bersama tim JiR Team Scot itu mencatat waktu tercepat 2 menit 3,607 detik di atas motor Hondanya.

Hasil Tes Moto GP Sepang :

  1. Randy de Puniet Honda LCR 2:03.033 jumlah lap : 31
  2. Chris Vermeulen Rizla Suzuki 2:03.357 jumlah lap : 42
  3. Colin Edwards Yamaha Tech 3 2:03.406 jumlah lap : 29
  4. Andrea Dovizioso JiR Team Scot 2:03.607 jumlah lap : 21
  5. Loris Capirossi Rizla Suzuki 2:03.748 jumlah lap : 29
  6. Anthony West Kawasaki 2:04.068 jumlah lap : 35
  7. Nicky Hayden Repsol Honda 2:04.164 jumlah lap : 36
  8. John Hopkins Kawasaki 2:04.316 jumlah lap : 18
  9. Jorge Lorenzo Fiat Yamaha 2:04.433 jumlah lap : 33
  10. James Toseland Yamaha Tech 3 2:05.438 jumlah lap : 29