Jelang MotoGP Portugal 2009 : Stoner Berharap Lebih Kompetitif

Categories: MotoGP

Dikutip dari : detikSport

Stoner Berharap Lebih Kompetitif

Estoril - Casey Stoner telah dipastikan tampil di Estoril. Pembalap Ducati ini pun mengaku sudah tak sabar untuk kembali berkompetisi di sirkuit menghadapi lawan-lawannya lagi.

Stoner telah absen selama tiga balapan terakhir karena cedera yang disebutnya misterius. Rasa sakit itu memang sudah mengganggu pembalap Australia ini sejak awal musim.

Namun juara dunia MotoGP 2007 ini telah menjalani tes media terakhir sebelum meninggalkan Australia. Dokter mengatakan bahwa dia sudah lebih baik walaupun belum sepenuhnya pulih.

Tim Ducati pun telah mengkonfirmasikan bahwa Stoner akan tampil di Estoril akhir pekan ini. Namun dia tetap dalam pengawasan tim medis dengan kondisinya saat balapan.

Meski demikian, Stoner mengaku sudah tak sabar untuk segera membalap. “Tentu saja saya sudah tidak sabar untuk balapan di akhir pekan ini,” ungkap Stoner seperti dilansir Autosport.

“Berhenti di tiga balapan adalah saat terbesar di kehidupan saya jauh dari balapan. Itu sangat sulit diterima saat mendapatkan masukan dari dokter untuk berhenti balapan,” ujarnya.

“Sekarang saya tak sabar untuk kembali bersama tim dan setiap orang di sana. Saya berharap dapat lebih kompetitif dari saat lalu. Namun kita lihat dan tunggu,” tegas Stoner.

Jelang MotoGP Portugal 2009 : Ducati Pastikan Stoner Tampil di Estoril

Categories: MotoGP

Dikutip dari : detikSport

Ducati Pastikan Stoner Tampil di Estoril

Estoril - Ducati mengonfirmasikan bahwa Casey Stoner akan tampil di GP Portugal. Namun Ducati tidak memberikan target tinggi untuk pembalap Australia ini saat kembali ke sirkuit.

Stoner telah absen di tiga balapan terakhir setelah mengalami sakit misterius. Meski demikian sempat muncul keraguan kalau pembalap berusia 23 tahun ini tidak bisa tampil.

Namun Ducati membantah kabar tersebut dan tak meragukan kondisi Stoner. Hari ini tim Ducati mengkonfirmasikan bahwa Stoner akan tampil di Estoril akhir pekan nanti.

“Kami sangat senang Casey telah kembali bersama kami. Kami tak pernah meragukan bahwa dia akan kembali bersama kami di Estoril,” kata Bos Tim Ducati Livio Suppo seperti dilansir Autosport.

“Kami juga tahu dia belum 100% fit dan kami hanya berharap di empat balapan terakhir dia dapat membangun ketangguhan dan bekerja dengan Nicky untuk membantu Filippo mengembangkan motor,” harap Suppo.

Kini Suppo pun berharap rekan Stoner, Nicky Hayden juga bisa meraih hasil lebih baik. “Musim ini dia semakin baik dan saya yakin dia akan mempertahankan hal itu pada pekan ini,” pungkas bos Ducati ini.

Jelang MotoGP Portugal 2009 : Pedrosa Kejar Hadiah Ultah

Categories: MotoGP

Dikutip dari : detikSport

Pedrosa Kejar Hadiah Ultah

Porto - Dani Pedrosa punya catatan positif di Estoril dalam dua musim terakhir. Si pembalap Honda percaya diri bisa melanggengkannya pada akhir pekan nanti, mungkin sebagai hadiah ulang tahun untuk diri sendiri.

Tepat pada hari Selasa (29/9/2009) Pedrosa berulang tahun. Tahun ini pemuda kelahiran Sabadell, Spanyol, tersebut genap berusia 23 tahun.

Usai berultah, GP Portugal menanti di akhir pekan. Maka podium apalagi kemenangan di Estoril, jelas akan menjadi hadiah paling memuaskan buatnya.

Tentu saja kesuksesan takkan datang dengan mudah. Persiapan untuk melaju dengan baik di sirkuit yang dinilai Pedrosa membutuhkan banyak pengereman tersebut sudah harus dimulai sedini mungkin.

“Kami harus berusaha fokus sedari latihan pertama di hari Jumat untuk bisa mempersiapkan motor sebaik mungkin. Di lintasan ini Anda butuh tunggangan yang bagus dalam mengerem dan mampu mengatasi guncangan, dan punya daya cengkeram kuat di bagian belakang motor.”

“Dari sudut pandang mengendarai motor, lintasan ini cukup sulit tapi saya percaya diri karena secara fisik saya berada dalam kondisi yang bagus,” tutur Pedrosa di Crash.

Kepercayaan diri itu boleh jadi datang dari performanya yang relatif konsisten belakangan ini. Sebelum Estoril, Pedrosa berhasil naik podium tiga kali dari lima seri.

Selain itu, rekam jejak Pedrosa di Estoril juga oke. Setidaknya dari dua musim terakhir, pembalap yang menempati posisi tiga klasemen sementara itu setia finish pada posisi dua.

“Saya punya kenangan bagus dari tahun 2008 ketika kami berhasil finish kedua kendati dilanda kendala di hari Minggu, seperti taburan cahaya di awal balapan.”

“Tentu saja saya lebih suka dengan cuaca yang lebih stabil dan kondisi kering tapi apapun yang terjadi saya sangat menantikan untuk bisa segera kembali ke lintasan,” demikian pungkasnya.

Jelang MotoGP Portugal 2009 : Capirossi Targetkan Podium

Categories: MotoGP

Dikutip dari : detikSport

Capirossi Targetkan Podium

Manchester - Loris Capirossi menargetkan podium di MotoGP Portugal akhir pekan ini. Pembalap Suzuki itu berani memasang target tinggi menyusul hasil baik di seri sebelumnya.

Pada seri sebelumnya di San Marino Capirossi berhasil finish di posisi kelima. Hasil itu menyamai pencapaian terbaik yang telah diraih oleh pembalap Italia sejauh musim ini.

Namun Capirossi mengakui bahwa dia masih bernafsu untuk mendapat hasil yang lebih baik lagi. Ia pun ingin melanjutkan momentum tersebut untuk meraih hasil terbaik di Estoril.

“Kami mendapatkan hasil yang sangat baik di Misano namun kami masih ingin mendapatkan hasil yang lebih baik,” ungkap Capirossi seperti dilansir Autosport.

“Pabrikan pun telah bekerja keras dan kami telah menunjukkan kemajuan yang besar. Kami perlu mempertahankan sepanjang tahun ini dan membawanya memasuki musim 2010,” ujarnya.

Capirossi sebelumnya memang pernah merasakan podium di Estoril ini selama karirnya. Hal itu ingin kembali dirasakan oleh pembalap berjuluk Capirex di akhir pekan ini.

“Kami pernah merasakan podium di Estoril begitu juga start dari pole position. Saya ingin sekali menambahkan hasil itu di akhir pekan ini,” tukas pembalap veteran ini.

Jelang MotoGP Portugal 2009 : Lorenzo Memutar Kenangan Terindah

Categories: MotoGP

Dikutip dari : detikSport

Lorenzo Memutar Kenangan Terindah

Estoril - Untuk terus membayangi Valentino Rossi, Jorge Lorenzo perlu untuk meraih hasil optimal di GP Portugal. Rider Yamaha ini optimistis lantaran di lintasan yang sama pada tahun lalu ia telah menorehkan salah satu kenangan terindah selama karirnya.

Lorenzo saat ini berada pada posisi dua di klasemen sementara dengan 207 poin, tertinggal 30 angka dari Rossi yang berada di posisi teratas. Dengan empat balapan tersisa, pembalap asal Spanyol ini harus meraih hasil maksimal pada setiap lomba yang dilakoni termasuk pada GP Portugal di akhir pekan ini.

Dan Lorenzo berada dalam keyakinan tinggi. Pasalnya pada tahun lalu, ia sukses menjejak podium pertama di Sirkuit Estroril dengan penampilan luar biasa di sepanjang akhir pekan. Selain meraih pole position , ia juga mencatat fastest lap .

Wajar jika Lorenzo menyebut balapan tersebut sebagai momen salah satu momen terindah sepanjang karirnya di dunia balap.

“Sekarang kami bergegas ke Estoril di mana saya telah mendapatkan salah satu momen terindah dalam karir saya,” tuturnya di Crash .

“Di masa lalu saya tidak pernah tampil bagus di sana. Namun musim lalu sangat luar biasa.”

Meski sadar bahwa kondisi pada tahun ini berbeda dengan musim lalu, pembalap berusia 22 tahun itu tetap berharap dapat mengulangi sukses serupa.

“Tahun ini situasinya berbeda. Tujuan saya adalah untuk mendapatkan penampilan bagus di akhir pekan ini,” tandasnya.

Jelang MotoGP Portugal 2009 : Rossi Nantikan Stoner

Categories: MotoGP

Dikutip dari : detikSport

Rossi Nantikan Stoner

Estoril - MotoGP Portugal menurut rencana bakal menjadi arena comeback bagi Casey Stoner. Tak hanya penggemar Stoner saja yang menantikan pembalap Ducati itu namun juga pembalap Yamaha, Valentino Rossi.

Stoner absen dalam tiga balapan terakhir, guna memulihkan kondisi fisiknya. Pembalap asal Australia itu dijadwalkan comeback di MotoGP Portugal yang akan digelar pada akhir pekan besok.

Kembalinya Stoner tidak hanya dinantikan penggemarnya namun juga oleh Rossi. “Saya berharap Casey akan kembali dalam kondisi terbaik karena kejuaraan ini kehilangan dia,” ujar Rossi seperti dikutip dari Crash.

Beberapa waktu lalu pembalap berjuluk The Doctor itu menilai hanya Stoner-lah yang bisa membuat persaingan dan balapan menjadi semakin ramai.

Balapan yang ketat dan seru merupakan sesuatu yang diharapkan oleh Rossi. “Musim lalu kami harus berjuang di Estoril. Sirkuit ini merupakan lintasan yang di masa lalu pernah menorehkan kisah luar biasa bagi saya, terutama bersama Yamaha,” ujar rider yang lima kali menaklukkan Estoril dalam sepuluh gelaran terakhir seri MotoGP/500cc di sirkuit itu.

“Sirkuit ini selalu menyajikan balapan yang seru dan pertarungan yang ketat. Jadi saya berharap hal itu bisa terulang lagi tahun ini,” tuntas pemuncak klasemen sementara pembalap itu.

Jelang MotoGP Portugal 2009 : ‘Lorenzo Korban Kesuksesannya Sendiri’

Categories: MotoGP

Dikutip dari : detikSport

'Lorenzo Korban Kesuksesannya Sendiri'

Jakarta - Jorge Lorenzo tampil luar biasa di sepanjang musim ini. Namun karena perfoma yang di atas rata-rata tersebut dia justru makin kesulitan mengejar Valentino Rossi di perebutan titel juara dunia.

Setidaknya demikian keyakinan yang diungkapkan oleh tim manajer Rossi, Davide Brivio. Sukses besar yang diraih Lorenzo dengan statusnya sebagai pembalap muda di MotoGP justru membuat Rossi makin bersemangat untuk terus mempertahankan posisinya sebagai juara dunia.

Beberapa orang yang dekat dengan Rossi bahkan menyakini kalau dalam beberapa seri di musim ini The Doctor menunjukkan performa yang tak pernah dia tunjukkan sepanjang karirnya. Itu semua lantaran dia merasakan ancaman nyata dari rekan setimnya sendiri.

“Jorge membuat pekerjaannya sendiri menjadi sulit. Dengan menjadi sangat tangguh, dia telah memotivasi Valentino untuk terus berkembang. Itu juga menunjukkan tingkat intelijensia seorang juara seperti Valentino. Saat Casey (Stoner) datang ke Ducati, dia mempelajari segala hal dan mencari tahu bagaimana cara mengalahkan lawannya itu,” ungkap Brivio.

Saat ini Rossi dan Lorenzo cuma terpaut 30 poin di puncak klasemen pembalap. Dengan empat balapan masih tersisa di musim ini, persaingan menuju tangga juara masih terbuka sangat lebar bagi kedua pembalap.

“Dalam situasi seperti ini, saat mempunyai rival tangguh, Rossi akan lebih banyak berlatih fisik untuk mempersiapkan diri. Dia menghabiskan lebih banyak waktu di garasi dan makin sering mempelajari balapan demi balapan.”

“Kemenangan yang diraihnya bukan cuma kebetulan. Dia selalu mencoba untuk terus belajar dan berkembang dan itulah alasan kenapa dia bisa terus menang setelah sekian lamanya,” pungkas Brivio.

Jelang MotoGP Portugal 2009 : Menanti Aksi Stoner di Estoril

Categories: MotoGP

Dikutip dari : detikSport

 Menanti Aksi Stoner di Estoril

Jakarta - Casey Stoner sudah absen di tiga seri. Sekembalinya si pembalap Ducati ke lintasan di Estoril nanti, Nicky Hayden yang menjadi rekan satu timnya yakin Stoner bisa langsung ngebut.

Faktor fisik membuat Stoner memutuskan untuk tidak tampil di tiga seri terakhir MotoGP. Menurut rencana dia akan kembali membalap di MotoGP Portugal pada 4 Oktober mendatang meski rumor sudah berseliweran.

Belum adanya konfirmasi resmi dari si pembalap Australia mulai mengembuskan spekulasi apakah dia benar-benar sudah siap beraksi lagi di Estoril nanti. Namun Hayden membela dan yakin rekannya itu akan siap tampil.

“Banyak rumor yang muncul dan tak butuh waktu lama sampai ada yang mengipasi sehingga berkembang. Tapi di Indy aku mendapat SMS dari Casey dan aku pikir dia akan segera kembali dan tampil tangguh,” tegas Hayden di MCN.

Bicara soal kans Stoner meraih titel juara dunia musim ini sepertinya memang sudah tak mungkin. Namun Hayden yakin Stoner akan tetap mampu unjuk gigi dalam memperlihatkan aksi terbaiknya di empat seri tersisa.

“Casey sangat suka mengendarai motor dan dia menikmati berada di paddock. Dia sangat cepat sampai-sampai bisa membuat Anda menggeleng-gelengkan kepala,” tuntas Hayden.

Jelang MotoGP Portugal 2009 : Rossi Ingin Main Aman

Categories: MotoGP

Dikutip dari : detikSport

Rossi Ingin Main Aman

Jakarta - Kans terbesar untuk memenangi gelar juara tahun ini berada di tangan Valentino Rossi. Pembalap asal Italia ini rupanya ingin bermain aman dengan menargetkan agar tidak jatuh di empat laga tersisa sembari berusaha meraih podium.

Rossi saat ini memimpin klasemen sementara pembalap dengan nilai 237, unggul 30 angka dari Jorge Lorenzo yang menguntit di posisi dua. Dengan hanya empat balapan tersisa di musim ini, kondisi tersebut cukup menguntungkan The Doctor meski posisinya juga tidak cukup aman betul.

Namun untuk memastikan gelar juara tahun ini berada dalam genggamannya, Rossi ingin menempuhnya dengan cara aman. Pembalap berusia 30 tahun tersebut hanya mematok target podium dan menghindari terjatuh di balapan tersisa.

“Terdapat empat lomba lagi dan jarak 30 poin merupakan suatu keuntungan. Saya pernah unggul 50 angka dan sangat mudah untuk membuat kesalahan di posisi tersebut. Hal yang penting saat ini adalah tidak membuat kesalahan dan meraih podium pada setiap balapan,” tuturnya di Motor Cycle News .

“Mungkin juga dengan memenangi lomba sebelum GP Valencia. Namun segalanya bisa terjadi, setiap pembalap bisa membuat kesalahan jadi saya tidak tahu apakah dapat meraih kemenangan sebelum seri pamungkas itu.”

Bisa jadi jalan aman yang dipilih Rossi itu akibat ia masih trauma dengan kegagalannya di GP Indianapolis. Saat itu ia terjatuh dan gagal finish.

“Saya sebenarnya memiliki peluang untuk membuat hal ini lebih mudah, namun Indi merupakan bencana besar,” tandasnya.

Jelang MotoGP Portugal 2009 : Honda : Status Dovizioso dan Pedrosa Sama

Categories: MotoGP

Dikutip dari : detikSport

Honda - Status Dovizioso dan Pedrosa Sama

Tokyo - Tak ada pembalap kedua di tim Repsol Honda. Bos HRC menegaskan bahwa Andrea Dovizioso akan memiliki status yang sama dengan Dani Pedrosa setelah keduanya memutuskan tetap bertahan hingga 2010.

Saat Pedrosa berpasangan dengan Nicky Hayden dari 2006 hingga 2008, muncul spekulasi bahwa Hayden dipinggirkan. Sedangkan pengembangan motor lebih diberikan kepada Pedrosa.

Honda selalu membantah kabar tersebut. Namun kini Presiden HRC Shuhei Nakamoto menegaskan bahwa Dovizioso bukanlah pembalap nomor dua dan akan memainkan peran yang sama dengan Pedrosa dalam pengembangan di 2010.

“Dovizioso dan Pedrosa memainkan peran yang sama di dalam tim. Yang kami pikirkan adalah menang dan yang kami perlukan adalah motor yang lebih baik,” ujar Nakamoto seperti dilansir Autosport.

Nakamoto menegaskan bahwa mereka telah bekerja sama dengan kedua pembalapnya, dan itu sudah dilakukan saat ini. “Tak benar bahwa saat ini kami hanya bekerja untuk Pedrosa,” tegasnya.

“Kami memiliki dua pembalap dan kami terus bekerja serta mendapat informasi dari keduanya. Andrea juga, dia sangat membantu pekerjaan pengembangan. Dia akan melakukannya lebih dan lebih banyak lagi,” tukas presiden HRC.