our life

May 1st, 2008

sholat.jpg

raja gebang: ada senang ada susah, ada bertemu ada berpisah, ada hidup ada mati

si fulan: wal ‘ashri, innal insaana lafii khusrin illa…

mystery of life

January 10th, 2008

7-hours-to-takbiran.jpg

raja gebang: hidup ini penuh misteri, yang konon akan terungkap setelah kita berada di kehidupan berikutnya.

si fulan: emm… !

raja gebang: misteri apa yang ingin kau ketahui jawabannya kelak?

si fulan: akar min satu.

the honey bee philosophy

December 17th, 2007

lebah.jpg

raja gebang : saya ini raja yang baik, adakah yang lebih baik dari saya?

si fulan : banyak kok, paduka.

raja gebang : siapa saja?

si fulan : lebah.

raja gebang : apa hebatnya mereka?

si fulan : dimana pun mereka hinggap, tidak ada ranting yang patah.

raja gebang : kalau begitu, besok saya akan menangkap dan memenjarakan semua lebah.

si fulan : ternyata lebah juga lebih masuk akal dari paduka.

what life’s about

December 17th, 2007

faithful.jpg

raja gebang : wahai fulan, what’s life about?

si fulan : paduka, life isn’t about being rich, bukan untuk menjadi kaya, berpangkat tinggi, bukan pula tentang popularitas. hidup itu tentang berbuat baik, begitulah surat al ashr mengingatkan. rasulullah saw juga berpesan”khoirunnnas anfauhum linnas”.

raja gebang : ehm, gitu ya!? tapi kadang ada juga yang berbuat baik dengan tujuan memperoleh kekayaan, jabatan, kekuasaan, popularitas, atau mungkin juga pujaan hatinya. hehe…

si fulan : ada juga, yang dengan alasan agar dapat berbuat kebaikan lebih besar, sehingga ikut serta berlomba-lomba dalam perburuan hal-hal profane itu, tidak menyadari bahwa keinginan seperti itu sebenarnya tipu daya nafsu belaka.

disuruh yang mau mati

November 26th, 2007

kyai sepuh

si fulan : paduka, siapa yang dulu mendukung paduka jadi raja? siapa saja tim sukesnya? berapa biaya kampanyenya?

raja gebang : saya ini jadi raja bukan karena keinginannya saya, tapi disuruh para kiai sepuh. buat apa saya pontang-panting jadi raja. wong jabatan dan popularitas itu cuma fitnah dunia kok. kalo bener-bener mau berkontribusi kenapa perlu pake jabatan segala!? makanya saya dulu jadi raja ga pake tim sukses, ga pake kampanye, apalagi keluar biaya. saya mau jadi raja ya karena disuruh kyai dan rakyat memang membutuhkan saya, bukan karena saya pontang-panting cari jabatan.

si fulan : kenapa harus disuruh kyai, paduka?

raja gebang : karena saya tidak mau melibatkan nafsu saya. biar kyai-kyai sepuh saja yang menentukan, kalo mereka suruh ya saya berangkat, kalo ngga disuruh ya saya diam. kalo saya sendiri yang menentukan, bisa saja saya punya kepentingan pribadi yang sempit. dan itu fatal akibatnya bagi value saya di hadapan Yang Maha Mengetahui. kalo disuruh para kyai sepuh, kemauan pribadi saya bisa diminimalisir. sedangkan beliau-beliau yang sepuh kan minim kepentingan, mau punya kepentingan apalagi kalau bukan maslahah (مصلحة)!? beda dengan orang-orang partai yang macem-macem kepentingannya. kepentingan yang jahr jelas ada, yang siir lebih banyak lagi. dukungan mereka itu mahal harganya, malah bisa saja saya ditelikung dari belakang. apa ga ngeri kalo didukung oleh orang-orang yang merasa matinya masih lama!?