disuruh yang mau mati
November 26th, 2007

si fulan : paduka, siapa yang dulu mendukung paduka jadi raja? siapa saja tim sukesnya? berapa biaya kampanyenya?
raja gebang : saya ini jadi raja bukan karena keinginannya saya, tapi disuruh para kiai sepuh. buat apa saya pontang-panting jadi raja. wong jabatan dan popularitas itu cuma fitnah dunia kok. kalo bener-bener mau berkontribusi kenapa perlu pake jabatan segala!? makanya saya dulu jadi raja ga pake tim sukses, ga pake kampanye, apalagi keluar biaya. saya mau jadi raja ya karena disuruh kyai dan rakyat memang membutuhkan saya, bukan karena saya pontang-panting cari jabatan.
si fulan : kenapa harus disuruh kyai, paduka?
raja gebang : karena saya tidak mau melibatkan nafsu saya. biar kyai-kyai sepuh saja yang menentukan, kalo mereka suruh ya saya berangkat, kalo ngga disuruh ya saya diam. kalo saya sendiri yang menentukan, bisa saja saya punya kepentingan pribadi yang sempit. dan itu fatal akibatnya bagi value saya di hadapan Yang Maha Mengetahui. kalo disuruh para kyai sepuh, kemauan pribadi saya bisa diminimalisir. sedangkan beliau-beliau yang sepuh kan minim kepentingan, mau punya kepentingan apalagi kalau bukan maslahah (مصلحة)!? beda dengan orang-orang partai yang macem-macem kepentingannya. kepentingan yang jahr jelas ada, yang siir lebih banyak lagi. dukungan mereka itu mahal harganya, malah bisa saja saya ditelikung dari belakang. apa ga ngeri kalo didukung oleh orang-orang yang merasa matinya masih lama!?
Leave a Reply