Archive for November, 2007

tracepath

Yang satu ini adalah tools untuk trace routing dari komputer kita ke peralatan jaringan lain di internet. Berbeda dengan ping, mtr, dan traceroute; tracepath menggunakan beberapa metode untuk menganalisa route dari paket. Satu lagi kehebatannya adalah bisa menebus NAT, meskipun kita menggunakan ip private untuk menjalankannya. Kebanyakan teori ya. Ini contoh keluaran dari tracepath.

fuad@tomiko:~$ sudo tracepath -n www.gamedev.net
1: 192.168.1.253 0.167ms pmtu 1500
1: 192.168.1.254 1.952ms
2: 192.168.1.254 asymm 1 1.733ms pmtu 1492
3: 125.160.1.5 240.903ms
4: 203.208.192.25 asymm 19 442.990ms
5: 203.208.183.70 asymm 20 713.329ms
6: 203.208.151.94 asymm 21 843.643ms
7: 203.208.172.185 asymm 22 920.287ms
8: no reply
9: 64.208.170.198 asymm 13 798.509ms
10: 70.87.253.14 asymm 13 567.575ms
11: 70.87.253.114 asymm 13 802.365ms
12: 12.96.160.11 asymm 14 709.220ms
13: 216.234.238.74 asymm 15 506.542ms reached
Resume: pmtu 1492 hops 13 back 15

Dari keluaran tersebut dapat terlihat bahwa informasi dari tracepath adalah hop, asymm or not, time, dan pmtu. Yang asyik adalah asymm. Kode asymm menandakan bahwa linknya adalah link asimetris, artinya paket dateng ke dan dari router tersebut melewati jalur yang berbeda. Banyak kemungkinan yang menyebabkan kode tersebut. Salah satunya adalah redundant link, multiexit BGP, dsb.

HDRR vs LDRR

HDRR (High Dynamic Range Rendering) dan LDRR (Low Dynamic Range Rendering) merupakan dua istilah yang saling mempengaruhi. Apa itu HDR? HDR merupakan color space yang mempunyai contrast rasio mendekati contrast ratio pada alam yang ditangkap oleh mata. Pada alam, contrast rasionya adalah sekitar 50.000:1, sedangkan dengan menggunakan format pixel yang ada yaitu 24 bit dengan masing-masing channel warna mempunyai besar 8 bit maka hanya akan didapatkan contrast rasio 256:1 yang sangat jauh berbeda dengan kondisi dunia nyata. Contrast rasio 256:1 disebut juga dengan LDR (Low Dynamic Range).

HDR sample - 1

Gambar diatas merupakan contoh penggunaan HDRR pada game. Dengan HDR, penggambaran yang dilakukan lebih realistis karena menggunakan contrast rasio yang lebih besar.

Sebelum adanya grafik card modern, untuk menciptakan efek HDR dibutuhkan konversi dari HDR ke LDR dengan menggunakan teknik yang dinamakan tone mapping. Tapi karena grafik card modern sudah mensupport extension-extension yang dapat digunakan untuk HDRR, maka tone mapping sudah tidak diperlukan lagi.

Bagaimana menggunakannya? Waduh ini pertanyaan yang cukup sulit karena efek HDR menggunakan beberapa teknik yang bisa dikatakan baru pada pemrograman grafik dan tentu saja grafik card yang baru atau yang mensupport minimal extension FBO (Frame Buffer Object) dan texture float <in OpenGL>.

Busiest Airport

Coba klik gambar dibawah …. Itu merupakan potret kecil yang diambil dari google earth. Yup heathrow airport London merupakan bandara yang super sibuk dan tersibuk ke tiga di dunia menurut jumlah penumpanng yang datang dan pergi. Dari gambar terlihat antrian pesawat yang cukup banyak yang akan lepas landas.

Busiest Airport

Next Topic to Learn …

Ahhh… :-) Topic berikutnya yang akan dipelajari adalah HDR (High Dynamic Range) image untuk rendering. Efeknya sangat bagus, biasanya pada demo-demo HDR digunakan cube map texture untuk refleksi dari lingkungan sekitarnya.

Efek FOG dan Shader

Hehehe … Ini salah satu efek yang sebenarnya sudah lama ada pada grafik card. Tapi ketika kita menggunakan shader (vertex shader dan fragment shader), maka efek tersebut tidak akan ditampilkan. Kita harus memrogram sendiri pada fragment shadernya. Berikut adalah kode GLSL yang ta pake buat implementasi efek FOG (kabut)

Vertex Shader

varying float distance;

void main ()
{
gl_TexCoord[0].st = gl_MultiTexCoord[0].st;
gl_Position = ftransform();
distance = clamp(gl_Position.z,0.0,300.0);
}

Fragment Shader

uniform sampler2D tex;

varying  float distance;

void main ()
{
vec4 texColor = texture2D(tex,  gl_TexCoord[0].st);

gl_FragColor = mix(texColor, vec4(0.5,0.5,0.5,1.0), distance/300.0);
}

Berikut adalah screen shotnya :
Screen Shot - TA - 9

Klik biar Gede :-P

URL tambahan

Setelah didesak oleh pak budi :-D , akhirnya domain ads-fu.web.id dihidupkan kembali. Isinya sama kayak blog ini, aq cuman ngerelay aja soalnya males kalo harus pindahan lagi :-) . OK sekarang blog ini bisa diakses dengan alamat http://blog.its.ac.id/fuad atau http://ads-fu.web.id