Yang satu ini adalah tools untuk trace routing dari komputer kita ke peralatan jaringan lain di internet. Berbeda dengan ping, mtr, dan traceroute; tracepath menggunakan beberapa metode untuk menganalisa route dari paket. Satu lagi kehebatannya adalah bisa menebus NAT, meskipun kita menggunakan ip private untuk menjalankannya. Kebanyakan teori ya. Ini contoh keluaran dari tracepath.
fuad@tomiko:~$ sudo tracepath -n www.gamedev.net
1: 192.168.1.253 0.167ms pmtu 1500
1: 192.168.1.254 1.952ms
2: 192.168.1.254 asymm 1 1.733ms pmtu 1492
3: 125.160.1.5 240.903ms
4: 203.208.192.25 asymm 19 442.990ms
5: 203.208.183.70 asymm 20 713.329ms
6: 203.208.151.94 asymm 21 843.643ms
7: 203.208.172.185 asymm 22 920.287ms
8: no reply
9: 64.208.170.198 asymm 13 798.509ms
10: 70.87.253.14 asymm 13 567.575ms
11: 70.87.253.114 asymm 13 802.365ms
12: 12.96.160.11 asymm 14 709.220ms
13: 216.234.238.74 asymm 15 506.542ms reached
Resume: pmtu 1492 hops 13 back 15
Dari keluaran tersebut dapat terlihat bahwa informasi dari tracepath adalah hop, asymm or not, time, dan pmtu. Yang asyik adalah asymm. Kode asymm menandakan bahwa linknya adalah link asimetris, artinya paket dateng ke dan dari router tersebut melewati jalur yang berbeda. Banyak kemungkinan yang menyebabkan kode tersebut. Salah satunya adalah redundant link, multiexit BGP, dsb.