
Umur kolam Fisika masih seumur jagung, pas aku Maba tahun 2004, kolam fisika belum ada, yang ada hanyalah hamparan tanah berrumput gersang.
Pas 4 tahun lalu, hamparan tanah itu menjadi saksi bisu seorang Hiru. Hiru ada teman seangkatanku, ketika itu dia punya pohon kesayangan di hamparan tanah ini, kami menyebuitnya “Pohon Hiru”. Pohon ini sering dipeluk Hiru dan si Hiru berteriak dengan lantang “Aku egoooisss…. Aku Apaaaatiiiisss…..“
Kini pohon itu sudah di tebang, pohon Hiru entah dimana berada, tapi cerita itu masih teringat jelas di benak kami. Sekarang yang ada adalah kolam Fisika, yang hampir tiap sore kami duduk2i dan bersenda gurau. Sesekali kami melihat orang memancing dan bertanya tentang teori memancing
Posted in Aktivitas, Tafadhol, Unek-Unek | No Comments »
Ah, apa sih maksud teman-temanku ini? akhir-akhir ini always make me sick, alias sakit hati!!! Tulisan yang akan Anda baca ini sebenarnya rencana aku upload di blog wordpress-ku, tapi nunggu alias loadingnya lama banget… jadi disini aja deh, ntar aku linkkan ajah
Sempat terbayang dalam pikiranku, “kapan aku bisa hidup dengan tenang?“, aku rasa gak bisa. 1 bulan ini tidurku selalu diatas jam 12 malam, untuk apa?mikir, just that. Terbujur lemas di tempat tidur, pikiran menerawang, “kenapa aku berubah kayak gini?” aku butuh ketenangan…
Aku ingat kejadian beberapa minggu yang lalu, berangkat ke Jakarta, wawancara Majalah Nebula ESQ. Sangat menyenangkan, walaupun mendung terasa dan angin dingin menusuk-nusuk kulit. Jarang memang menikmati kota Jakarta seperti ini, Selama bulan Juli-Agustus (waktu KP di Jakarta Selatan) yang aku dapatkan di Jakarta adalah suasana yang sumpek, macet dan panas! Kali ini beda, Kota Tua di kawasan Jakarta Utara cukup membuat hatiku tenang, terlebih ada salah seorang sahabat saya, Jule, yang menemaniku dan sempat berfoto bersama bule dari Jerman

Kembali ke permasalahanku semula, kenapa aku sekarang gak bisa setenag dulu, sesabar Hasan yang dulu?Hasan sekarang lebih sensitif. Beberapa temanku sempat jadi “korban” kesensitifanku ini, Ya Allah…
Sebenarnya aku juga bingung kenapa aku sendiri kayak gini?mungkinkah ini pertanda bahwa hidupku tak akan lama lagi??? yang terpenting disini adalah aku akan terus mencoba mengerti apa arti hidup…
Posted in Kata Hati | 6 Comments »