PerJalaNan RuH

Categories: Ngaji

Aku salin tulisan berikut dari majalah Asy-Syariah Vol. IV/No.39/1429 H/2008 
Oleh : Al-Ustadzah Ummu Ishaq Al-Atsariyyah
(sungguh di dalamnya terdapat kandungan ilmu yang sangat mulia bagi kita…, so dibaca ya…)

Sahabat Rasulullah Shalallahu’alaihi wa sallam, Al-Bara’ bin ‘Azib radhiyallahu ‘anhu berkisah, “Kami keluar bersama Rasulullah Shalallahu’alaihi wa sallam untuk mengantar jenazah seorang dari kalangan Anshar. Kami tiba di pemakaman dan ketika itu lahadnya sedang dipersiapkan. Rasulullah Shalallahu’alaihi wa sallam duduk. Kami pun ikut duduk di sekitar beliau dalam keadaan terdiam, tak bergerak. Seakan-akan diatas kepala kami ada burung yang kami khawatirkan terbang. Di tangan Rasulullah Shalallahu’alaihi wa sallam ketika itu ada sebuah ranting yang digunakannya untuk mencocok-cocok tanah. Mulailah beliau melihat ke langit dan melihat ke bumi, mengangkat pandangannya dan menundukkannya sebanyak tiga kali. Kemudian bersabda, “Hendaklah kalian meminta perlindungan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dari adzab kubur,” diucapkannya sebanyak dua atau tiga kali, lalu beliau berdoa, “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari adzab kubur,” pinta beliau sebanyak tiga kali.

KIAT AGAR DAPAT MELAKUKAN SHALAT TAHAJJUD

Categories: Ngaji

imagesca6mrfrj.jpg(Disadur dari situs almanhaj.or.id)
Jumat, 22 Februari 2008 03:30:45 WIB

KIAT AGAR DAPAT MELAKUKAN SHALAT TAHAJJUD
Oleh
Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Ada beberapa kiat yang dapat membantu seseorang untuk bangun di malam hari guna melakukan shalat Tahajjud. Di antaranya adalah.

[1]. Mengetahui keutamaan shalat Tahajjud dan kedudukan orang yang melakukannya di sisi Allah Ta’ala serta segala apa yang disediakan baginya berupa kebahagiaan di dunia dan akhirat, bagi mereka disediakan Surga.

Allah Ta’ala bersaksi terhadap mereka dengan kesempurnaan iman, dan tidak sama antara mereka dengan orang-orang yang tidak mengetahui. Shalat Tahajjud sebagai sebab masuk ke dalam Surga, ditinggikannya derajat di dalamnya, dan shalat Tahajjud merupakan sifat hamba-hamba Allah yang shalih serta kemuliaan bagi seorang Mukmin.