pelopor situs penulis di Indonesia

Perjumpaan pertama saya dengan situs belajar menulis adalah ketika saya ingin mencari kompetisi tulis-menulis cerita pendek pada akhir tahun 2006.
Namun,seingat saya waktu itu bukan situs belajarmenulis.com yang saya kunjungi namun situs yang memiliki pertalian dengan situs ini yaitu penulislepas.com yang sepertinya memang ‘bersaudara’. Waktu itu saya memang tidak mendapat informasi lomba apapun dari situs belajarmenulis.com dan saya baru mendapatkannya di situs lain.
Ketika masuk ke situs ini,tampilan situs yang agak monoton tanpa kreasi variasi pada desainnya membuat saya tidak mau berlama-lama di membaca informasi di suatu halaman pada situs belajar menulis itu. Warna latar yang didominasi hijau dan tanpa gambar yang cukup menarik perhatian pada halaman depannya membuat situs ini lebih terkesan ke arah situs-situs milik departemen pemerintah.
Pada waktu itu, situs belajar menulis juga belum menyediakan portal belajar menulis secara online seperti yang telah ada sekarang di portal belajar menulis jarak jauh. Memang perkembangan dunia internet di mana generasi Web 2.0 telah menjadi
standar (mungkin lebih tepatnya keharusan) bagi situs manapun membuat situs-situs
yang telah cukup lama berdiri agar eksistensi mereka terjaga, mereka perlu membenahi sistem interaksi antara webmaster dengan pengunjung sehingga lebih interaktif
dan atraktif apalagi dengan desain situs yang dipercantik karena banyaknya pengunjung dari suatu situs menjadi faktor penjaga eksistensi suatu situs.
Jika dalam pendesainan situs ini ada yang mengganggu, mungkin penempatan banner (iklan) yang mesti diletakkan ‘menurut perasaan’ dan bagaimana merancang tepian halaman agar tidak terlihat ‘kacau’. Sekali lagi, saya menggarisbawahi kata desain sebagai indikator menarik tidaknya suatu situs untuk dikunjungi.
Konten menurut sebagian besar orang lebih penting ketimbang desain, ya Anda benar. Dan menurut saya,situs belajarmenulis.com telah memegang prinsip ini (meski sebenarnya bukan seperti prinsip yang ada di buku fisika ^_^). Mengesampingkan aktual atau tidaknya informasi yang disediakan,dalam skala bintang satu sampai lima, situs ini masuk bintang empat setengah dan nilai terbanyak dikumpulkan dari penilaian isi
informasi. Nilai kurang (antara C sampai D) terdapat pada desainnya.
Di luar hal itu, situs belajarmenulis.com termasuk saudaranya juga,penulislepas.com sepertinya telah menjadi pelopor munculnya situs-situs yang berhubungan dengan tulis-menulis atau dunia sastra lainnya di Indonesia meski puisi maupun sajak-sajak telah dimuat pada beberapa situs koran tanah air yang pertama kali muncul. Lebih menarik lagi,sepertinya situs ini juga mulai diminati pengunjung dari luar negeri yang
sedang gandrung dengan seni sastra Indonesia terbukti dengan dibukanya portal belajar menulis jarak jauh itu.
Kemudian yang harus diterawang jauh ke depan adalah bagaimana agar dimulai dari
situs ini muncul penulis-penulis berbakat yang terus tumbuh dan berkembang dari dunia menulis online yang seperti kita ketahui bahwa internet telah menawarkan begitu lapangnya kebebasan untuk berekspresi dan situs ini, belajarmenulis.com
telah mencoba menawarkan kepada dunia, sebuah seni pembelajaran sastra secara Indonesia tentunya.
[…] Pranata […]
Blogwalking
Salam kenal, yaaa
salam kenal juga nih!
this is exactly the post I needed to see!