<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/wordpress-mu-1.2.1" -->
<rss version="0.92">
<channel>
	<title>Ali Masduqi - Institut Teknologi Sepuluh Nopember</title>
	<link>http://blog.its.ac.id/masduqi</link>
	<description>Personal Blog for Education, Environment, and Religion Issues</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Mar 2010 02:06:32 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>
	
	<item>
		<title>Tinggalkan Kebiasaan Mengeluh Kurang Waktu</title>
		<description><![CDATA[Jakarta, Banyak orang yang merasa pekerjaannya terlalu banyak sementara waktu yang diberikan sedikit. Tak heran kerap terdengar keluhan tentang kurang waktu. Bukan waktunya yang kurang, tapi jangan-jangan memang Anda yang tidak bisa mengelola dengan baik. Keseharian kita menuntut lebih banyak waktu bekerja yang kadang membuat kita merasa tidak cukup waktu atau kecolongan waktu. Hilangkan kebiasaan [...]]]></description>
		<link>http://blog.its.ac.id/masduqi/2009/08/06/tinggalkan-kebiasaan-mengeluh-kurang-waktu/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Yusuf Mansyur Meriahkan Peringatan Isra&#8217; Mi&#8217;raj di ITS</title>
		<description><![CDATA[





Peringatan Isra&#8217; Mi&#8217;raj di ITS, Selasa (21/7), berlangsung meriah. Bertempat di Grha Sepuluh Nopember, acara ini menghadirkan dai kondang Ustad Yusuf Mansyur. Kemeriahan ini terbukti dengan euforia hadirin yang haus akan siraman rohani. Peserta yang datang pun beragam, tak hanya dari sivitas akademika ITS melainkan juga dari para alumni dan masyarakat umum.





]]></description>
		<link>http://blog.its.ac.id/masduqi/2009/07/22/yusuf-mansyur-meriahkan-peringatan-isra-miraj-di-its/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah</title>
		<description><![CDATA[Oleh: Adian Husaini
Ada yang menarik pada Jurnal Islamia (INSISTS-Republika) edisi 9 April 2009 lalu. Dari empat halaman jurnal berbentuk koran yang membahas tema utama tentang Kesetaraan Gender, ada tulisan sejarawan Persis Tiar Anwar Bahtiar tentang Kartini. Judulnya: &#8220;Mengapa Harus Kartini?&#8221;
]]></description>
		<link>http://blog.its.ac.id/masduqi/2009/04/21/mitos-kartini-dan-rekayasa-sejarah/</link>
			</item>
	<item>
		<title>PENDIDIKAN YANG BERMAKNA: kritik untuk (calon) wakil rakyat</title>
		<description><![CDATA[Menjelang kampanye pemilihan umum ini, saya sempat menulis surat terbuka untuk (calon) wakil rakyat tentang pendidikan.
Wakil Rakyat yang Terhormat!  Dengarkan,  renungkan sumbang saran kami, dan berbuatlah yang terbaik untuk rakyat negeri ini. Kami sekadar mengingatkan bahwa kau pernah berjanji, wujudkan janji-janjimu yang pernah kau umbar seantero negeri.
]]></description>
		<link>http://blog.its.ac.id/masduqi/2009/03/05/pendidikan-yang-bermakna-kritik-untuk-calon-wakil-rakyat/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Provinsi tanpa Gubernur</title>
		<description><![CDATA[Kali ini Jawa Timur benar-benar mengikuti jejak Sulawesi Selatan dan Maluku Utara, yaitu provinsi yang tidak mempunyai gubernur definitif. Tugas gubernur &#8220;hanya&#8221; dijalankan oleh seorang penjabat gubernur sejak masa jabatan Pak Imam Utomo habis Agustus yang lalu.
Pada dua tulisan saya yang lalu, telah saya sampaikan bahwa calon-calon gub/wagub cenderung melakukan tindakan-tindakan yang mengarah pada kecurangan [...]]]></description>
		<link>http://blog.its.ac.id/masduqi/2008/12/03/provinsi-tanpa-gubernur/</link>
			</item>
	<item>
		<title>SOSIALISASI PATROLI AIR KALI SURABAYA UNDANG PELAKU INDUSTRI</title>
		<description><![CDATA[http://www.jatimprov.go.id/index.php?option=com_content&#38;task=view&#38;id=2448&#38;Itemid=2
Oleh : Bidlahta BPDE Prop. Jatim
Kamis, 27 November 2008
Sumber : Dinas Infokom Jatim
Sosialisasi patroli air dalam rangka pengawasan dan pengendalian pencemaran air Kali Surabaya digelar di Hotel Santika Surabaya dengan mengundang para pelaku industri di kawasan Kali Surabaya dan Kali Tengah.
]]></description>
		<link>http://blog.its.ac.id/masduqi/2008/11/27/sosialisasi-patroli-air-kali-surabaya-undang-pelaku-industri/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Golput Menang Lagi</title>
		<description><![CDATA[Kemarin (Selasa, 4 November 2008) masyarakat Jawa Timur kembali melaksanakan pemilihan gubernur (pilgub). Pemilihan ini merupakan tahap kedua sebagai kelanjutan pemilihan gubernur tahap satu tanggal 23 Juli 2008 yang lalu. Saat itu, saya menulis di blog ini dengan judul Fenomena Golput. Pada pilgub tahap satu golput menang dengan persentase sekitar 40%. Pada pilgub tahap kedua [...]]]></description>
		<link>http://blog.its.ac.id/masduqi/2008/11/05/golput-menang-lagi/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Air Kali Surabaya Tidak Layak Konsumsi</title>
		<description><![CDATA[http://www.suarasurabaya.net/v05/kelanakota/?id=c838f5c7a67e00453abe9f48d6f785ed200857855 
suarasurabaya.net&#124; Air Kali Surabaya dipastikan tidak layak konsumsi mulai 20 tahun yang lalu. Ini disampaikan ALI MASDUKI Pakar Teknik Lingkungan ITS, Rabu (22/10), setelah meneliti konsidi terakhir kualitas Kali Surabaya yang makin meningkat pencemarannya.
Dilaporkan TEGUH reporter Suara Surabaya, berdasarkan penelitian yang dilakukan ALI kondisi terparah pencemaran Kali Surabaya terjadi di hilir kawasan Mlirip sampai DAM [...]]]></description>
		<link>http://blog.its.ac.id/masduqi/2008/10/22/air-kali-surabaya-tidak-layak-konsumsi/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Mencemaskan, Pencemaran Kali Surabaya Melebihi Baku Mutu</title>
		<description><![CDATA[Reporter : M Taufik
Surabaya-Setelah dihitung melalui penelitian beberapa ahli, ternyata daya tampung pencemaran kali Surabaya sudah melebihi baku mutu. Artinya, pencemaran di kali Surabaya sudah parah, karena melebihi daya tampung pencemaran.
Salah satu peneliti Ali Masduqi, mengatakan, sebenarnya daya tampung limbah di kali Surabaya sebesar 5727 kg/hari. &#8220;Tapi saat ini melebihi itu,&#8221; kata Ali Masduqi, usai [...]]]></description>
		<link>http://blog.its.ac.id/masduqi/2008/10/22/mencemaskan-pencemaran-kali-surabaya-melebihi-baku-mutu/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Pengelolaan Sumberdaya Air</title>
		<description><![CDATA[Pertumbuhan penduduk akan meningkatkan konsumsi yang berdampak pada industrialisasi. Pertumbuhan industri akan meningkatkan eksploitasi sumberdaya alam dan lingkungan. Eksploitasi tersebut akan berdampak pada kelestarian alam dan lingkungan tergantung pada cara pemanfaatan sumberdaya alam tersebut. Eksploitasi yang hanya memperhatikan keuntungan sesaat, tanpa memperhatikan kepentingan generasi mendatang, akan berakibat pada kerusakan alam dan lingkungan. Akibat yang serius [...]]]></description>
		<link>http://blog.its.ac.id/masduqi/2008/09/30/pengelolaan-sumberdaya-air/</link>
			</item>
</channel>
</rss>
