Sesalku…

August 26th, 2008

Sepi hatiku yang tak kunjung tenggelam
rindu yang kuagung-agungkan
maya seperti kelabu dunia
Melihatmu yang begitu jauh di sana
begitu jauh sehingga mataku pun nanar………melihatmu

Jauh dalam hatiku berbisik
Apa yang kau lakukan selama ini
Apa yang ada dalam hatimu,
benarkah jalan yang kau tempuh selama ini
mengapa engkau baru mempertanyakan saat ini
mengapa tidak dari awal, dari dimulainya kau pikul semua tanggung jawabmu.

Ya Allah, amanah yang kupegang sungguh sangat berat
aku tak sanggup ya Allah….
aku tak sanggup mewujudkan bayang semu yang kubuat
bayang semu yang mereka lihat ketika mereka melihatku
tahukah mereka bahwa diriku ini begitu hina,
begitu hina hingga untuk bercerminpun aku tak sanggup.

Ya Allah, Aku tak sanggup menatap orang tuaku
menatap mata sayu orang tuaku
menatap sejuta harapan mereka kepadaku
sejuta harapan yang mereka pancarkan dari matanya
sedangkan aku disini tetap saja tak beranjak dari penyesalanku
wahai orangtuaku, maafkan aku
aku sebenarnya tak pernah bisa menjadi yang kau mau

Sampai kapan belenggu ini menjeratku
belenggu yang bahkan aku tak tahu mengapa dan bagaimana
belenggu yang membelengguku sejak aku bahkan tak tahu
siapa aku,,?

bermain dengan api adalah pekerjaanku
kini aku terbakar menjadi abu,
aku tak tahu lagi harus ke mana bercerita
haruskah kepada mereka,
yang hanya bisa menyalahkan aku tanpa mengerti apa yang kurasakan,
ataukah pada dia yang hanya akan membuatnya kecewa terhadapku.

Sungguh tiada tempat peraduan terbaik selain Dirimu,
namun mata hatiku sekarang sudah buta
buta oleh semua dosa-dosaku
tak mampu lagi kudengarkan belaian kasihMu
tak bisa kurasakan lagi linangan manja air mataku karenaMu
Dan ternyata aku hanyalah seorang buta
Seseorang yang buta mata hatinya,

Ya Allah,
biarkan anginMu menggoncangku,
biarkan masalah menerpaku,
jika hal itu bisa membuatku lebih kuat dan lebih baik,
serta ikhlas atas segala pemberian dan cobaanMu.

Ya Allah,
aku tak ingin menjadi orang yang merugi di kemudian hari,
hukumlah aku hari ini tapi jangan di hari nanti
karena aku sungguh - sungguh tak sanggup ya Allah
tak cukupkah air mataku menghapus semua dosaku?
dosa yang menggunung yang bahkan aku tak bisa melihatnya
selama ini.

Ya Allah,
seandainya aku boleh berandai-andai
ingin kuulangi semuanya dari awal
ingin kuulangi setiap kejadian dalam hidupku
dengan segenap ilmu, kemampuan, dan jiwaku
agar penyesalan tak datang lagi seperti saat ini………..

This entry was posted on Tuesday, August 26th, 2008 at 9:15 am and is filed under Uncategorized. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

6 Responses to “Sesalku…”

  1. weww Says:

    aneh,,,
    emang kamu ngapain aja

  2. dhika_cool@cs.its.ac.id Says:

    rahasia

  3. ikauz06@cs.its.ac.id Says:

    ketularan virus rahasia seniore subhi,..
    mbencekne :p
    welcome to the world of blog :)

  4. dhika_cool@cs.its.ac.id Says:

    Perasaan dia yang ketularan virusku

    aku loo, yang lebih awal bilang ‘rahasia’.

    aku uda dari sma suka bilang gt….
    jangan salah,,,jangan salah,,,..
    jangan salah pilih….
    coblos kumisnya!!!

  5. ijxzelnfw Says:

    GddFDf udabucvvwdcj, [url=http://fbipnwovvrbt.com/]fbipnwovvrbt[/url], [link=http://xreantzabyma.com/]xreantzabyma[/link], http://riduriafmzlz.com/

  6. ad Says:

    Alhamdulillah mas..

    :)

    Yang lebih dicintai adalah orang yang bertobat, dibanding orang yang menyombongkan ibadahnya

    semoga kita digolongkan ke dalam klompok orang-orang yang disayangiNYA, selalu, amin

Leave a Reply