<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/wordpress-mu-1.2.1" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>Pecinta Rasulullah - M Syafii</title>
	<link>http://blog.its.ac.id/syafii</link>
	<description>Allahumma sholli alaa sayyidina muhammad wa aalihi washohbihi wassalim</description>
	<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 12:50:35 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=wordpress-mu-1.2.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Tips dan Motivasi Ngapalin Qur&#8217;an oleh Ustad Yusuf Mansyur</title>
		<link>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/02/09/tips-dan-motivasi-ngapalin-quran-oleh-ustad-yusuf-mansyur/</link>
		<comments>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/02/09/tips-dan-motivasi-ngapalin-quran-oleh-ustad-yusuf-mansyur/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 12:50:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Syafii</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.its.ac.id/syafii/2010/02/09/tips-dan-motivasi-ngapalin-quran-oleh-ustad-yusuf-mansyur/</guid>
		<description><![CDATA[Zaman ini, sedikit sekali orang-orang yang hafal Al-Quran. Kita bisa melihat, para orang tua lebih resah kalau anaknya tidak bisa matematika atau bahasa Inggris, ketimbang tidak tahu Al-Quran. Padahal, itu adalah keluarga Muslim. Padahal, sebagai orang Islam, kita harus yakin, hanya Al-Quran lah sebagai petunjuk hidup kita.
Ketika zaman semakin berputar mengikuti arus syahwat manusia, selayaknya [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/02/09/tips-dan-motivasi-ngapalin-quran-oleh-ustad-yusuf-mansyur/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>TATA CARA PELAKSANAAN SHOLAT SUNAT LIDAF&#8217;IL BALA PADA HARI RABU TERAKHIR BULAN SHOFAR  (10 Pebruari 2010)</title>
		<link>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/02/09/tata-cara-pelaksanaan-sholat-sunat-lidafil-bala-pada-hari-rabu-terakhir-bulan-shofar-10-pebruari-2010/</link>
		<comments>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/02/09/tata-cara-pelaksanaan-sholat-sunat-lidafil-bala-pada-hari-rabu-terakhir-bulan-shofar-10-pebruari-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 06:00:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Syafii</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.its.ac.id/syafii/2010/02/09/tata-cara-pelaksanaan-sholat-sunat-lidafil-bala-pada-hari-rabu-terakhir-bulan-shofar-10-pebruari-2010/</guid>
		<description><![CDATA[ Sholat Sunat Lidaf&#8217;il Bala Rabu Terakhir bulan Shofar pada tahun ini dilaksanakan pada tanggal 10 Pebruari 2010.  dilaksanakan pada pagi hari setelah sholat Isyraq, Isti&#8217;adzah dan Istikharah.
Pelaksanaan sholat sunat Lidaf&#8217;il Bala diambil dari keterangan yang tercantum dalam kitab al-Jawahir al-Khomsi halaman 51-52. dilaksanakan pada pagi hari Rabu terakhir bulan Shofar, sebanyak 4 rakaat [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/02/09/tata-cara-pelaksanaan-sholat-sunat-lidafil-bala-pada-hari-rabu-terakhir-bulan-shofar-10-pebruari-2010/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sejarah Perkembangan Islam di negeri Tirai Bambu</title>
		<link>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/02/07/sejarah-perkembangan-islam-di-negeri-tirai-bambu/</link>
		<comments>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/02/07/sejarah-perkembangan-islam-di-negeri-tirai-bambu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 16:50:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Syafii</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.its.ac.id/syafii/2010/02/07/sejarah-perkembangan-islam-di-negeri-tirai-bambu/</guid>
		<description><![CDATA[Cina yang sebelumnya terkenal dengan nama RRC (Republik Rakyat China ) terletak di wilayah Asia Timur berbatasan dengan 14 negara tetangga Korea Utara, Mongolia, Rusia, Vietnam, Laos, Birma, India, Bhutan, Nepal, Pakistan dan negara-negara lainnya. Agama Islam telah tersebar di China selama lebih 1300 tahun.
  
Di China, terdapat 10 suku bangsa yang beragama Islam, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/02/07/sejarah-perkembangan-islam-di-negeri-tirai-bambu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Dalil / hadist dibolehkannya menunda shalat</title>
		<link>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/01/31/dalil-hadist-dibolehkannya-menunda-shalat/</link>
		<comments>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/01/31/dalil-hadist-dibolehkannya-menunda-shalat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2010 10:49:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Syafii</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.its.ac.id/syafii/2010/01/31/dalil-hadist-dibolehkannya-menunda-shalat/</guid>
		<description><![CDATA[penundaan shalat berjamaah untuk hajat tertentu pernah dilakukan oleh Rasul saw berkali kali, sebagaimana diriwayatkan bahwa para sahabat menanti rasul saw untuk shalat isya berjamaah hingga pertengahan malam (Shahih Muslim hadits no.376)
bila kalian shalat isya sungguh waktunya hingga pertengahan malam (shahih Muslim hadits no.612).
Rasul saw ditanya mengenai waktu shalat 5 waktu, maka Rasul saw shalat [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/01/31/dalil-hadist-dibolehkannya-menunda-shalat/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Dalil / Hukum pandangan islam tentang tato dan menghilangkannya</title>
		<link>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/01/29/dalil-hukum-pandangan-islam-tentang-tato-dan-menghilangkannya/</link>
		<comments>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/01/29/dalil-hukum-pandangan-islam-tentang-tato-dan-menghilangkannya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jan 2010 16:40:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Syafii</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.its.ac.id/syafii/2010/01/29/dalil-hukum-pandangan-islam-tentang-tato-dan-menghilangkannya/</guid>
		<description><![CDATA[Mengenai Tato ini, merupakan dosa besar karena Tasyabbuhan bilkuffar (meniru niru adat orang non muslim tanpa manfaat tertentu). dan pula Tato menghalangi kita dari air wudhu atau air Mandi besar, maka tidak sah lah wudhu kita dan mandi junub kita.
maka tak sah pula shalat kita dan seluruh ibadah kita.
Maha Suci Allah swt yg memilihkan kita [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/01/29/dalil-hukum-pandangan-islam-tentang-tato-dan-menghilangkannya/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hukum Doa Bersama non-muslim</title>
		<link>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/01/29/hukum-doa-bersama-non-muslim/</link>
		<comments>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/01/29/hukum-doa-bersama-non-muslim/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jan 2010 16:32:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Syafii</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.its.ac.id/syafii/2010/01/29/hukum-doa-bersama-non-muslim/</guid>
		<description><![CDATA[mengenai doa bersama mereka yg beragama lain kembali kepada Niat kita, karena doa adalah hubungan hati kita dengan Allah, terputus dari orang di sekitar kita, walau disebelah kita mereka yg beragama lain, atau bahkan mereka tidak sedang berdoa, sedang bermaksiat misalnya, maka boleh boleh saja dalam perkumpulan dg mereka kita berdoa kepada Allah swt, apalagi [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/01/29/hukum-doa-bersama-non-muslim/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hukum berwudhu di kamar mandi (Pendapat Habib Munzir Al Musawwa)</title>
		<link>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/01/29/hukum-berwudhu-di-kamar-mandi-pendapat-habib-munzir-al-musawwa/</link>
		<comments>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/01/29/hukum-berwudhu-di-kamar-mandi-pendapat-habib-munzir-al-musawwa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jan 2010 16:23:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Syafii</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.its.ac.id/syafii/2010/01/29/hukum-berwudhu-di-kamar-mandi-pendapat-habib-munzir-al-musawwa/</guid>
		<description><![CDATA[ Berwudhu didalam toilet hukumnya makruh namun sah wudhunya, asalkan tidak terdapat Najis, dan bila kita syak mengenai keberadaan Najis di tempat itu maka tempat itu tetap suci, terkecuali kita jelas jelas menemukan najis di tempat tersebut, dengan salah satu dari tiga sifat Najis, yaitu : Warna, Bau, dan Rasa.
Contohnya kita melihat najis dilantai toilet [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/01/29/hukum-berwudhu-di-kamar-mandi-pendapat-habib-munzir-al-musawwa/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kategori Miskin/Fakir di Zaman Sekarang (yg berhak menerima zakat)</title>
		<link>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/01/29/katagori-miskinfakir-di-zaman-sekarang-yg-berhak-menerima-zakat/</link>
		<comments>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/01/29/katagori-miskinfakir-di-zaman-sekarang-yg-berhak-menerima-zakat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jan 2010 16:18:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Syafii</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.its.ac.id/syafii/2010/01/29/katagori-miskinfakir-di-zaman-sekarang-yg-berhak-menerima-zakat/</guid>
		<description><![CDATA[1. Fuqara :
fuqara dalam hukum syariah adalah orang yg penghasilannya hanya mencukupi 40% dari kebutuhannya, seandainya kebutuhannya (atau dg keluarga tanggungannya, mungkin dg ayah ibunya dan istri anaknya), andai kebutuhannya 100 ribu sebulan, dan pendapatannya hanya 40 ribu atau kurang (40% atau kurang). inilah yg disebut fuqara, walaupun ia punya usaha, atau rumah yg dikontrakkan, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/01/29/katagori-miskinfakir-di-zaman-sekarang-yg-berhak-menerima-zakat/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hukum / Dalil shalawatan dengan rebana / terbangan / hadrah</title>
		<link>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/01/29/hukum-dalil-shalawatan-dengan-rebana-terbangan-hadrah/</link>
		<comments>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/01/29/hukum-dalil-shalawatan-dengan-rebana-terbangan-hadrah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jan 2010 08:51:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Syafii</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.its.ac.id/syafii/2010/01/29/hukum-dalil-shalawatan-dengan-rebana-terbangan-hadrah/</guid>
		<description><![CDATA[mengenai shalawat yg dibarengi rebana merupakan sunnah Rasul saw, hanya ustad ustad yg tak mengerti hukum syariah yg melarangnya, mereka tertipu dg kebodohannya sendiri.
sebagaimana Ijma&#8217; seluruh Ulama Ahlussunnah waljamaah pengertian sunnah adalah apa apa yg dikerjakan oleh Rasul saw, dan apa apa yg diperintahkan oleh Rasul saw, dan apa apa yg dilihat oleh Rasul saw [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/01/29/hukum-dalil-shalawatan-dengan-rebana-terbangan-hadrah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mutiara Nasehat al-Habib Umar bin Hafidz</title>
		<link>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/01/29/mutiara-nasehat-al-habib-umar-bin-hafidz/</link>
		<comments>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/01/29/mutiara-nasehat-al-habib-umar-bin-hafidz/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jan 2010 07:10:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Syafii</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.its.ac.id/syafii/2010/01/29/mutiara-nasehat-al-habib-umar-bin-hafidz/</guid>
		<description><![CDATA[1. Penuhilah hatimu dengan kecintaan terhadap saudaramu niscaya akan menyempurnakan kekuranganmu dan mengangkat derajatmu di sisi Allah2. Barang siapa Semakin mengenal kepada allah niscaya akan semakin takut.
3. Barang siapa yang tidak mau duduk dengan orang beruntung, bagaimana mungkin ia akan beruntung dan barang siapa yang duduk dengan orang beruntung bagaimana mungkin ia tidak akan beruntung.
4. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/01/29/mutiara-nasehat-al-habib-umar-bin-hafidz/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
