<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/wordpress-mu-1.2.1" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>Pecinta Rasulullah - M Syafii</title>
	<link>http://blog.its.ac.id/syafii</link>
	<description>Allahumma sholli alaa sayyidina muhammad wa aalihi washohbihi wassalim</description>
	<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 17:41:44 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=wordpress-mu-1.2.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Dalil / Dasar hukum tentang Mas Kawin</title>
		<link>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/14/dalil-dasar-hukum-tentang-mas-kawin/</link>
		<comments>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/14/dalil-dasar-hukum-tentang-mas-kawin/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 17:41:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Syafii</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>

		<category><![CDATA[Fiqih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/14/dalil-dasar-hukum-tentang-mas-kawin/</guid>
		<description><![CDATA[Mas Kawin yg sunnah adalah Perak, atau emas, atau alat tukar berupa uang. Dan Sabbda Rasul saw : ?Sebaik baik mas kawin adalah yg terkecil (termurah)? maka fahamlah kita bahwa keberkahan pernikahan adalah dari kecilnya nilai mas kawin, namun boleh boleh saja diluar mas kawin kita memberi hadiah mobil misalnya, atau rumah atau uang ratusan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/14/dalil-dasar-hukum-tentang-mas-kawin/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>9 Karakter / Sifat Gadis yang Tidak Dianjurkan untuk Dinikahi Laki-laki</title>
		<link>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/14/9-karakter-sifat-gadis-yang-tidak-dianjurkan-untuk-dinikahi-laki-laki/</link>
		<comments>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/14/9-karakter-sifat-gadis-yang-tidak-dianjurkan-untuk-dinikahi-laki-laki/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 17:32:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Syafii</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/14/9-karakter-sifat-gadis-yang-tidak-dianjurkan-untuk-dinikahi-laki-laki/</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah penelitian yang dilakukan oleh jurusan psikologi (ilmu jiwa) pada Fakultas Adab (sastra) di Universitas Zaqaqiq, Mesir dengan judul: &#8220;Kepribadian Remaja Putri, Tata Cara kesiapan Jiwa dalam Menghadapi Pernikahan, dan Masa Perubahan Jiwa Pasca Nikah Secara Khusus&#8221; menyimpulkan ada 9 tipe gadis yang tidak diminati oleh para pemuda:
Pertama: Gadis Pencemburu
Pencemburu adalah sifat pertama kali yang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/14/9-karakter-sifat-gadis-yang-tidak-dianjurkan-untuk-dinikahi-laki-laki/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Dalil / Dasar Hukum penggunaan sorban / surban</title>
		<link>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/14/dalil-dasar-hukum-penggunaan-sorban-surban/</link>
		<comments>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/14/dalil-dasar-hukum-penggunaan-sorban-surban/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 17:11:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Syafii</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Fiqih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/14/dalil-dasar-hukum-penggunaan-sorban-surban/</guid>
		<description><![CDATA[sorban hukumnya sunnah, semua muslim boleh memakainya, namun sebagian ulama kita menjadikan sorbannya lebih besar sebagai tanda bahwa ia siap ditanya dan memberi kejelasan atas hukum dan syariah, semakin besar sorbabnnya maka semakin luas ilmunya.
Guru Mulia membolehkan kita memakai sorban sepanjang 5 hasta, jika sudah menjadi guru atau pimpinan pesantren atau pemuka agama boleh ditambah.
namun [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/14/dalil-dasar-hukum-penggunaan-sorban-surban/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Waktu Shalat Isya adalah mulai adzan isya hingga sebelum adzan subuh</title>
		<link>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/14/waktu-shalat-isya-adalah-mulai-adzan-isya-hingga-sebelum-adzan-subuh/</link>
		<comments>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/14/waktu-shalat-isya-adalah-mulai-adzan-isya-hingga-sebelum-adzan-subuh/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 17:07:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Syafii</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Fiqih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/14/waktu-shalat-isya-adalah-mulai-adzan-isya-hingga-sebelum-adzan-subuh/</guid>
		<description><![CDATA[waktu shalat isya adalah mulai adzan isya hingga sebelum adzan subuh. Rasul saw pernah melakukan shalat isya tengah malam, bahkan pernah para sahabat melakukannya akhir malam. maka jam 23.00 malam adalah termasuk waktu isya.
Sumber Habib Munzir
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/14/waktu-shalat-isya-adalah-mulai-adzan-isya-hingga-sebelum-adzan-subuh/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menikahi Wanita Yang Telah Hamil (Tanya jawab dgn Habib Munzir)</title>
		<link>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/07/menikahi-wanita-yang-telah-hamil-tanya-jawab-dgn-habib-munzir/</link>
		<comments>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/07/menikahi-wanita-yang-telah-hamil-tanya-jawab-dgn-habib-munzir/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Mar 2010 15:17:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Syafii</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Fiqih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/07/menikahi-wanita-yang-telah-hamil-tanya-jawab-dgn-habib-munzir/</guid>
		<description><![CDATA[1. apakah boleh menikahi wanita yang sedang  hamil (diluar nikah)
hamil diluar nikah tidak disahkan dalam  syariah, maka menikah dg nya diperbolehkan.
2. harus menikah dengan siapa? (dengan yang  menghamili atau boleh dengan orang lain)
boleh dg yg menghamili dan boleh dg orang  lain, karena perbuatan zina diluar masalah nikah, ia merupakan dosa  [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/07/menikahi-wanita-yang-telah-hamil-tanya-jawab-dgn-habib-munzir/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Shalat sunnah fajr adalah shalat sunnah qabliyah subuh</title>
		<link>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/07/shalat-sunnah-fajr-adalah-shalat-sunnah-qabliyah-subuh/</link>
		<comments>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/07/shalat-sunnah-fajr-adalah-shalat-sunnah-qabliyah-subuh/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Mar 2010 15:10:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Syafii</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Fiqih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/07/shalat-sunnah-fajr-adalah-shalat-sunnah-qabliyah-subuh/</guid>
		<description><![CDATA[Shalat sunnah fajr adalah shalat sunnah  qabliyah subuh, shalat fajar adalah shalat subuh, saya sering menemukan  kesalah fahaman pada muslimin kita di indonesia yg membedakan antara  shalat fajar dg shalat subuh padahal maknanya sama, shalat qabliyah  fajar adalah shalat sunnah fajar, yaitu shalat qabliyah subuh, maka  dilakukannya adalah setelah adzan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/07/shalat-sunnah-fajr-adalah-shalat-sunnah-qabliyah-subuh/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tsunami dan Gempa seperti Aceh ujian atau azab ? (Habib Munzir)</title>
		<link>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/07/tsunami-dan-gempa-seperti-aceh-ujian-atau-azab-habib-munzir/</link>
		<comments>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/07/tsunami-dan-gempa-seperti-aceh-ujian-atau-azab-habib-munzir/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Mar 2010 15:08:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Syafii</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>

		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/07/tsunami-dan-gempa-seperti-aceh-ujian-atau-azab-habib-munzir/</guid>
		<description><![CDATA[Peristiwa Tsunami Demi Allah bukanlah Azab,  tetapi Rahmat dan Kasih sayang Allah swt atas Ummat Muhammad saw,  mengapa?
Berapa ratus ribu Jiwa pendosa bertebaran dimuka bumi dengan  lidah penuh dosa, telinga penuh dosa, pandangan penuh dosa, perbuatan  penuh dosa dan hati yg membusuk dg dosa, dan setiap dosa membutuhkan  Istighfar dan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/07/tsunami-dan-gempa-seperti-aceh-ujian-atau-azab-habib-munzir/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>SHIGHAH TALQIN NIKAH</title>
		<link>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/07/shighah-talqin-nikah/</link>
		<comments>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/07/shighah-talqin-nikah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Mar 2010 15:02:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Syafii</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Fiqih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/07/shighah-talqin-nikah/</guid>
		<description><![CDATA[Pihak Wali
B  I S M I L L A H,
بِسْمِ الله
A  L H A M D U L I L L A H,
اَلْحَمْدُله
W A S S H A L A A T U,
وَالصَّلاَةُ  
W A S S A L A A M U,
وَالسَّلاَمُ
‘A  L A A    S A [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/07/shighah-talqin-nikah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kupas tuntas tentang hukum poligami menurut islam -  oleh Habib Munzir Al Musawwa</title>
		<link>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/05/kupas-tuntas-tentang-hukum-poligami-menurut-islam-oleh-habib-munzir-al-musawwa/</link>
		<comments>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/05/kupas-tuntas-tentang-hukum-poligami-menurut-islam-oleh-habib-munzir-al-musawwa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2010 16:07:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Syafii</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>

		<category><![CDATA[Fiqih]]></category>

		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/05/kupas-tuntas-tentang-hukum-poligami-menurut-islam-oleh-habib-munzir-al-musawwa/</guid>
		<description><![CDATA[

menikah dg istri kedua sah hukumnya tanpa meminta izin kepada istri pertama.
Sebagaimana seorang lelaki tak wajib meminta izin ayah ibunya untuk menikah, yg wajib meminta izin adalah anak wanita, mestilah walinya mengizinkan, namun pria tak perlu izin walinya untuk menikah.Namun sebagaimana walaupun seorang pria boleh / sah menikah dengan seorang wanita tanpa memberitahu ayah ibunya, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/05/kupas-tuntas-tentang-hukum-poligami-menurut-islam-oleh-habib-munzir-al-musawwa/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kisah Aisyah pun pernah cemburu kepada Rasulullah</title>
		<link>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/05/kisah-aisyah-pun-pernah-cemburu-kepada-rasulullah/</link>
		<comments>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/05/kisah-aisyah-pun-pernah-cemburu-kepada-rasulullah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2010 15:33:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Syafii</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>

		<category><![CDATA[Fiqih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/05/kisah-aisyah-pun-pernah-cemburu-kepada-rasulullah/</guid>
		<description><![CDATA[cemburu selalu terjadi bahkan pada istri istri Rasul saw, karena cemburu datang dari cinta, dan kecemburuan mereka tidak keluar dari norma norma syariah, suatu waktu Rasul saw sedang dirumah Aisyah ra, maka datanglah makanan kiriman dari salah seorang istri Rasul saw yg lain untuk Rasul saw, maka Aisyah ra cemburu dan tersinggung, maka ia menumpahkan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.its.ac.id/syafii/2010/03/05/kisah-aisyah-pun-pernah-cemburu-kepada-rasulullah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
